Profesional, Aktual, Ragam & Berimbang

Diduga Warga Tubaba Korban Pemerkosaan Hingga Melahirkan Minta Polda Lampung Tangkap Pelaku

393

Tulang Bawang Barat (MDSnews) – Diduga proses laporan korban pemorkosaan hingga melahirkan si- cabang bayi jenis kelamin perempuan mendek di meja mapolres Tulang Bawang (Tuba) yang dilporkan oleh korban inisial , IY (19) Tahun Bin waqirun (45) Tahun, warga kelurahan Daya murni kecamatan Tumijajar Lingkungan sepontan -RT -02 -RW -02, kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Sejak tanggal 30 Agustus 2019 lalu jalan ditempat, korban pemorkosaan harapkan pelaku atas Atas nama Riyanto Bin Sumiran warga margodadi RK-02.dapat diproses secara Hukum, serta korban minta keadilan hukum Terhadap kapolda lampung, irjen purwadi Arianto.agar dapat mengambil tindakan tegas meng-evaluasi kinerja jajaran mapolsek Tumijajar dan Mapolres Tulang Bawang (Tuba).

Dikatakan korban, inisial, IY, pelaku Riyanto Bin Sumiran sebelumnya memang berkenalan dengan saya melalui akun facebook media sososia sejak Tahun 2017, dia sering inbok saya,”akhirnya pada bulan Maret, berkelanjutan pelaku
bertandang di kediaman pada bulan Maret, dan berlanjut pada bulan April, hingga bulan November 2018 lalu.pelaku Riyanto Bin Sumiran memberi Tahu saya bahwa dia hendak bermain ke rumah saya,” Selang beberapa jam kemudian pelaku sampai dirumah saya pada malam hari sekitar pukul 21 : 30 :WIB, asalan pelaku kepengen ngobrol bareng bersama saya dirumah,”selang beberapa menit pelaku berada dirumah saya,” Pelaku membujuk rayu saya berhubungan badan layaknya suami istri, saya menolak ajakkan dia, dia memaksa saya , saat itu saya di dorong oleh pelaku, saya diancam pelaku akan dibunuh jika saya menolak ajakan pelaku, saya ketakutan akhirnya saya didorong oleh pelaku hingga badan saya terjatuh, selanjutnya pelaku meyetubuhi saya di dalam ruang tamu rumah saya,”saat itu ibuk saya sedang tidur saya mau minta bantuan ibuk saya tapi saya takut, terang korban IY saat diTemui SKH medinaslampung dikediamannya pada jum’at (11/10/2019) sekira pukul,11:30:WIB.

Diceritakan Korban IY (19) yang didampingi oleh Wagirun(45) ayah kandung korban,” Awal perkenalannya Pelaku Riyanto Warga Tiyuh (Desa) Margodadi Rk 2, Tumijajar, itu bermulai dari media sosial pada tahun 2017 silam. “Pertama kejadiannya di rumah bulan Maret 2018, sebelumnya kami memang tidak ada hubungan, sebatas teman saja. Namun saat itu dia memaksa saya, karena saya tidak mau, kemudian saya didorong hingga tidur terlentang dan pelaku melepas celana jeans berikut celana dalam saya hingga melorot sebelah , dan pelaku langsung melampiaskan Nafsu bejatnya.” Papar korban, IY, sambil berurai Air mata,

Lebih jauh dikatakan, korban.IY. kejadiannya di ruang tamu. Pelaku Sudah 3 kali memaksa memperkosa saya, yang pertama di bulan Maret, yang kedua di bulan April dan terakhir bulan November tahun 2018,” Sesudah berhubungan badan yang ketiga pada Maret yang terakhir itu dia nyuruh saya beli sprit, gak tau buat apa, kemudian saya gak mau karena gak tau buat apa setelah saya hamil , saya tidak dapat menghubungi pelaku seperti biasa, bahkan pelaku langsung blok semua pertemanan akun facebooknya berikut Whatsapp, saya kebingungan semakin hari perut saya sakin buncit, sementara pelaku menghindar tidak mau bertanggung jawab dan akhirnya saya melahirkan anak malang ini, jenis kelamin, perempuan Lahir pada hari selasa 20 Agustus 2019.

“Karena pelaku tidak mau bertanggung jawab, saya didampingi ayah, dan kakak ipar saya langsung melaporkan pelaku di Polsek Tumijajar, pada bulan Agustus 2019 kemarin, kemudian pihak Polsek meminta kami langsung laporkan ke Polres Tulang Bawang (Tuba) saja. Ke-esokan harinya kami juga langsung mendatangi Polres Tuba untuk melaporkan kejadian ini. dengan nomer laporan polisi, LP/B 265/VIII/2019/ Polda Lampung/Res Tuba tanggal 30 Agustus 2019, lalu namun hingga kini pelaku belum diproses secara hukum masih bebas berkeliaran,” Tutur korban IY.

Korban, IY, menambahkan, bahwa pada bulan Agustus 2019 lalu, ada pertemuan antara keluarga kami dan keluarga pelaku Rianto.di kediaman kakak ipar saya.

“Saat itu di hadapan keluarga saya, juga pak Murni ketua RK dan ada Anggota Polisi atas nama Jefri anggota Polsek Tumijajar, pelaku sudah mengaku bahwa memang benar dia telah melakukan perbuatan pemerkosaan itu dengan saya. saya mohon kepada bapak kapolda lampung irjen purwadi Arianto , dapat dapat memberikan teguran kepada jajaran mapolres Tulang Bawang dan polsek Tumijajar. Agar pelaku dapat di amankan dan diproses secara hukum yang berlaku di Republik Indonesia (RI) Karena masa depan dan keluarga saya sudah hancur di khalayak umum. Apalagi, laporan kami sudah dua bulan lamanya.”harap korban IY.

Sementara itu, ayah korban Wagirun (45) juga membenarkan atas aib yang menimpa putri keduanya dari tiga bersaudara itu. Saat itu, dirinya juga sudah melaporkan ke LPA, kemudian ke Polsek Tumijajar pada bulan Agustus 2019 lalu.”Kemudian hari Jumat saya langsung ke Polres, informasi dari anggota polres yang menagani perkari ini , A/N panit ll SPKT, wayan candra, berkas perkaranya di minta dari polsek Tumijajar. Jadi kami kebingungan proses hukum perkara ini,”Saya berharap kepada pihak kepolisian agar pelaku harus bertanggung jawab apa yang dilakukannya dengan anak saya ini, di hadapan hukum dan segera di proses.” Jika pelaku tidak secepatnya di amankan , kami berencana meminta keadilan kepada bapak polda lampung, kami akan melaporkan langsung ke polda lampung,harap ayah korban, (Tbb-Sapriyadi)

Komentar
Menunggu...