Profesional, Aktual, Ragam & Berimbang

Gindha Ansori Wayka : Upaya Merusak Citra klien  Tetap Diusut Termasuk Upaya Pemerasan

148
Bandar Lampung,MDSnews)—-Gindha Ansori Wayka, SH, MH. dalam rilisnya kepada awak media terkait Laporan NA alias IK warga Kecamatan Pringsewu itu berdasarkan tanda bukti laporan bernomor TBL/B-909/VIII/2019/LPG/RES TGMS tanggal 16 Agustus 2019 yang ditanda tangani Kanit II SPKT Polres Tanggamus Aiptu Wanto H terhadap Klien kami In,  ada beberapa hal yang perlu kami tanggapi sebagai kuasa hukum In, Ujar Ansori. 
Gindha Ansori Wayka, menambahkan
Pertama, kita hormati seluruh proses yang ada secara hukum termasuk laporan pelapor di Polres Tanggamus.Secara hukum pelapor boleh saja melaporkan seseorang termasuk klien kami dengan berbagai tuduhan akan tetapi hukum yang akan membuktikan.
Kedua, Dalam konteks hukumnya bahwa setiap orang yang mendalilkan maka yang bersangkutanlah yang harus membuktikan, ucapnya.
Menurut Ansori Klien kami tidak merasa melakukan perbuatan sebagaimana yang dituduhkan, dan kejadiannya aneh karena menurut pelapor sudah terjadi beberapa bulan lalu,  akan tetapi baru dilaporkan sekarang.
Keempat, Laporan ini diduga hanya upaya untuk merusak Citra klien kami dan nama baik partai PKB,  oleh karenanya itu kami akan buktikan terbalik apa yang disampaikan oleh pelapor.  Jangan sampai nanti kondisinya berbalik dan menyusahkan pelapor dan keluarganya karena laporannya tidak terbukti.
Kelima, kami juga telah melaporkan pihak-pihak yang telah mencemarkan nama baik klien kami ke Polda Lampung dengan Laporan Polisi Nomor berupa Pencemaran Nama Baik melalui Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 27 Ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik ke Kepolisian Daerah (POLDA) Lampung pada Rabu,  14 Agustus 2019 dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B-1157/VIII/2019/SPKT Tanggal 14 Agustus 2019, Kata Ansori.
Dan terakhir untuk dugaan pemerasan terhadap klien kami,  kami sedang mengumpulkan bukti dan saksi karena diduga orang tuanya IK yakni PR pernah mengutus beberapa orang dengan surat kuasa tanggal 27 Mei 2019, dengan meminta sejumlah uang kepada Klien Kami sebesar 500 Juta dan minimal 300 juta,  terkait hal ini kami sudah punya rekamannya dan disaksikan oleh beberapa orang.
Untuk dugaan pemerasannya akan kami laporkan ke Polda Lampung setelah semua alat bukti dan saksinya lengkap.
Laporan.    Nanda Trijaya
Editor.        Bulloh

167 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Komentar
Menunggu...