HKTI Bersama Apindo dan Pemkab Pesawaran gelar Vaksin Untuk Masyarakat Umum

DAERAH HOME LAMPUNG Pesawaran

Pesawaran,(MDSnews) – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Lampung bekerja sama dengan Assosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran, menggelar vaksinasi untuk petani yang ada di Bumi Andan Jejama.

Pelaksanaan vaksinasi petani tersebut digelar di Desa Kebagusan Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran, Minggu (10/10/2021).

Ketua HKTI Provinsi Lampung Umar Ahmad, mengatakan, saat ini semua pihak sedang bahu membahu agar masyarakat yang ada khususnya di Provinsi Lampung, agar dapat tersentuh vaksin secara keseluruhan.

“Hari ini HKTI bekerja sama dengan Apindo dalam pelaksanaan vaksinasi untuk petani dan masyarakat umum, memang saat ini perlu adanya kerja sama dari semua kalangan dalam rangka mendukung percepatan vaksinasi di Provinsi Lampung,” kata dia.

Dirinya mengatakan, pelaksanaan vaksinasi untuk petani ini baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Pesawaran, dan rencananya pihaknya akan melanjutkan vaksinasi ke kabupaten kota yang ada di Provinsi Lampung.

“Untuk Pesawaran kita berikan 1000 dosis vaksin, dan rencananya kami akan membagikan 21 ribu dosis vaksin ke seluruh kabupaten/kota yang ada di Lampung,” ujarnya.

“Jadi pada intinya kami hadir untuk membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi di Provinsi Lampung, bukan hanya untuk petani saja tetapi juga untuk masyarakat umum yang menginginkan di vaksin,” timpalnya.

Sementara itu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengucapkan banyak terimakasih kepada HKTI dan Apindo yang telah menggelar vaksinasi untuk masyarakat yang ada di Bumi Andan Jejama.

“Memang saat ini kami menerima bantuan dari semua pihak yang ingin membantu percepatan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Pesawaran, dengan semakin banyak bantuan vaksin yang kita terima semakin cepat pula kita membentuk herd immunity di Pesawaran,” ucapnya.

Dirinya juga berharap, kepada seluruh masyarakat yang telah di vaksin agar tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) yang telah dijaga dan dijalankan selama ini.

“Yang harus diketahui ini adalah, vaksin bukan obat untuk covid-19 tetapi vaksin ini salah satu cara terbaik agar mengurangi resiko terpapar covid, maka dari itu tetap jalankan prokes jangan terlena dengan menurunnya kasus terkonfirmasi positif yang ada di Pesawaran,” pungkasnya. (Ram)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *