Profesional, Aktual, Ragam & Berimbang

Pemkot Bandarlampung Akan Wujudkan Kota Tapis Berseri Menjadi Kota Smart City

56

BANDARLAMPUNG (MDSnews) – Walikota Bandarlampung, Herman HN menerima audensi Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Pusat dan PT Artan Nusa Sentosa (ANS) di ruang rapat Walikota Bandarlampung, Rabu (11/9).

Dalam Audiensi Kali ini Pemerintah Kota Bandarlampung berupaya membangun Kota Tapis Berseri menjadi smart city.

Infrastruktur mendasar menjadi sorotan dalam mendorong pertumbuhan teknologi di suatu daerah. Terutama infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (ICT).

“Iya ini akan ditindak lanjuti. Dengan Bapedda, PM PTSP, BPPRD, Koperasi dan UKM Perdagangan dan lainnya.” ujar Herman HN.

Salah satu keunikan dalam membidik smart city yakni dengan tidak adanya tiang listrik serra semua kabel listrik akan ditanam di dalam tanah.

“Ya pertama kita akan melakukan pembenahan kepada kabel-kabel optik ini. Di tanam di tanah semua. Yaa kan kita lihat itu tiang-tiang dan kabel semerawut. Nah ini tapi baru wacana” kata Herman.

Untuk langkah lebih lanjut, pemerintah setempat akan berkordinasi kepada stakeholder terkait agar dapat mewujudkan visi smart city tersebut.

“Ya kita buat Mou dulu, lihat sosialisasinya. Ya sama-sama menguntungkan” ungkapnya.

Sementara, Wakil Ketua Komite Tetap Bidang Ekonomi Kreatif Berbasis Teknologi, Rahmad Wijaya, Konsep Smart City ditunjang dengan langkah awal seperti tidak adanya kabel listrik di atas tiang, semua akan ditanam.

“Jadi step satu kalo kota ingin menjadi smart, salah satunya itu infrastrukturnya harus rapih dulu. Nah makanya kita buat di Bandarlampung gimana kita buat infrastruktur duckting (media penyalur kabel) bersama kabel optik.” jelasnya.

Pihaknya mengajak pemkot setempat bekerjasama dalam mewujudkan menciptakan smart city.

“Jadi kita akan buat bandarlampung itu 100 persen viber (layanan) Sampe ke semua perumahan-perumahan.” bebernya.

Menurut rahmad , Bandarlampung akan menjadi lebih indah jika infrastrukturnya lebih rapih. Tentunya tanpa kabel optik yang melintang di sepanjang jalan.

Sehingga, dengan fiber optic ini menentukan akses internet lebih cepat secara maksimal dan stabil. aplikasi smart city juga dapat digunakan untuk memantau kinerja para camat serta luah dan perangkat kelurahan di daerah setempat.

“Jaringan fiber optik ini dapat sampai ke semua, sampai ke perumahan pokonya udah internet,” terangnya.

Dengan pembangunan kabel optik,  jaringan komunikasi diharapkan berjalan lebih lancar, dan membantu masyarakat untuk melakukan komunikasi secara cepat.

“Sekarang kan ada 6 operator di Lampung mungkin di Indonesia ada lebih dari 20 operator. Ya sebelum mereka masuk ke Bandarlampung, kita rapikan dulu jadi kalau mereka datang dengan mudahnya langsung jalan,” paparnya.

Ia mengatakan, lebih dari itu, Kota Bandarlampung memiliki keindahan dan tata kota yang baik, mewah dan modern. Sehingga akan sangat elok jika kabel ditanam dibawah tanah.

“Kita lihat akan lebih indah lagi kalau semua kabel sudah turun kebawah dan ducting bisa bersama dan sharing dengan seluruh operator. Saya berharap Bandarlampung bisa jadi yang pertama di Indonesia,” imbuhnya.

Meski begitu, saat ini Rahmad belum bisa menentukan progres awal pengerjaan tersebut. Karena masih dalam pertimbangan bersama Pemerintah Kota Bandarlampung

“Sedang diskusikan, untuk lebih detail time line dan schedule dan lain lain secara teknik,” tandasnya. (Nuy)

84 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Komentar
Menunggu...