Pemkot Gelar Festival Dalang Wayang Kulit

Bandar Lampung Budaya HOME LAMPUNG

Bandar Lampung (MDSnews) – Walikota Bandarlampung Herman HN membuka gelaran Festival Dalang Wayang Kulit se-Provinsi Lampung, Kegiatan yang ke-4 kali di Kota Tapis Berseri ini setidaknya dihadiri lebih dari 50 peserta bertempat di Bundaran Tugu Adipura, Rabu malam (19/02)

Dalam sambutannya Herman HN menjelaskan Festival Dalang Wayang Kulit ini merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Seni pertunjukan asli Indonesia yang populer di Pulau Jawa dan Bali itu, sengaja dilaksanakan di Kota Tapis Berseri untuk menumbuh kembangkan kebudayaan.

“Supaya budaya kita lebih membudaya, baik di Lampung maupun di kancah nasional. Dimana agenda Festival Dalang Wayang Kulit yang digelar Pemerintah Kota ini juga pernah mendapatkan muri, pada 2017 silam,” kata Herman HN.

Meski, Festival Dalang Wayang Kulit se-Provinsi Lampung 2020 ini pesertanya tidak sebanyak tahun sebelumnya. Namun antusiasnya masih terbilang banyak, dimana kegaiatan ini akan dijadualkan selama 4 hari 4 malam berturut.

“Namun tahun ini agak berkurang (pesertanya), tapi tidak masalah, karena yang terpenting adalah bagaimana budaya yang ada di Lampung terus dilestarikan. Karena di Bandar Lampung sendiri terdiri dari beragam suku,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam kegiatan ini akan disematkan lomba membatik oleh peserta yang berasal dari kalangan seniman. Pertunjukan kuda kepang, dan campur sari.

Selain itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung M Yudhi menjelaskan
Festival Dalang Wayang Kulit seProvinsi Lampung, diadakan Pemerintah Kota Bandar Lampung rutin sejak tahun 2017 l Tahun ini kita kehadiran puluhan peserta se-Kabupaten/Kota, ada di angka lebih dari 50 an

Peserta dalang tahun ini terbilang ramai, Kegiatan akan diselengarakan di Area Car Free Day Tugu Adipura, Bandar Lampung, selama 4 hari dan 4 malam. Selain ajang perlombaan, ini dilakukan sebagai hiburan warga serta promosi kebudayaan Indonesia.

“Pagi dimulai pukul 09.00 wib sampai sore, dan malam hari nya dimulai 19.30 sampai tengah malam, jadi non stop,” jelas Yudhi.

Para peserta yang datang, lanjutnya, memang dari kalangan seniman dan Dalang-dalang ternama di Provinsi Lampung. Untuk memperebutkan piala Wali Kota dan Uang Tunai Puluhan juta.

“Ada juaran I, II dan III, ada juara dari beberapa kategori. Hadiah yang diberikan piala Wali Kota dan uang tunai. Namun semua seniman yang menjadi peserta dalam lomba ini, seluruhnya diberikan uang pembinaan,” ungkapnya.

Yudhi mengutarakan, selain untuk menanamkan darah seni di kalangan masyarakat. Festival ini digelar untuk ajang pencarian bakat dalang di Lampung, sebagai persiapan dalam festival kancah nasional.

“Ya seperti arahan Pak Wali, nanti para pemenang akan diikut sertakan dalam perlombaan tingkat nasional,” pungkasnya.

Laporan : Nuy

 86 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *