Perselingkuhan Warga, Resahkan Masyarakat Pekon Candi Retno

HUKUM & KRIMINAL Pringsewu

PRINGSEWU (MDSnews) — Masyarakat Pekon Candi Retno, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu Lampung digemparkan atas dugaan perselingkuhan warga Candi Retno yang bernama Suherman mantan Kaur Pekon Candi Retno bersama Leli Indrayani.

 

Subandian selaku Sekdes Pekon Candi Retno ketika dijumpai awak media guna dimintai Keterangan terkait kronologis kejadian tersebut, Kamis, (06/3/2019) mengatakan, “pada (26/2/2019) silam telah terjadi keributan yang menggemparkan dan juga meresahkan masyarakat Pekon Candi Retno, tepatnya warga Dusun 3 RT 1 dan RT 2 Jati Rejo, atas nama Suherman warga Dusun 3 RT 2 Jati Rejo diduga selingkuh dengan Leli Indrayani istri Sujadin warga Dusun 3 RT 1 Jati Rejo, yang tidak lain tetangga Suherman sendiri. Awal mula kejadian, Suherman berkunjung ke kediaman Turjono yang sering disapa (Tutur) oleh masyarakat sekitar yang merupakan paman dari Leli, alasan Suherman mengunjungi kediaman Tutur untuk mengantarkan Tutur ke Bakauheni, dan beberapa menit kemudian datanglah Leli untuk menemui istri dari pada pamannya yang bernama Sodiah, beralasan menanyakan obat yang dipesannya, akan tetapi Sodiah sedang tidak ada di rumah,” ucap Subandian.

 

Lanjut Subandian, “pertemuan yang tidak disengaja tersebut membuat Sujadin yang tiba-tiba datang ke kediaman Tutur naik darah dan ingin memukul Suherman, Tutur yang bermaksud untuk melerai keributan tersebut pun jadi korban Sujadin, sehingga Sujadin memukul Tutur hingga mengenai dada sebelah kanan dan wajah sebelah kanan Tutur,” paparnya.

 

Subandian juga menyampaikan, “kejadian yang telah meresahkan masyarakat setempat pun berakhir dengan cara berdamai, antara Suherman dan Sujadin dengan denda uang sebanyak Rp. 10,000,000,- yang disaksikan warga setempat dengan persyaratan untuk tidak mengulangi perbuatan atas dugaan perselingkuhan tersebut,” pungkasnya.

 

Lain halnya dengan Sodiah istri Tutur yang tidak terima karena suaminya telah dianiaya oleh Sujadin pada saat kejadian tersebut, mengajak suaminya Tutur untuk visum ke rumah sakit dengan dasar penganiayaan yang telah dilakukan oleh Sujadin, dan melaporkan ke Polres Tanggamus yang langsung di tindak lanjuti oleh Nofriansyah dan Imam Sobari selaku petugas Polres Tanggamus, dan pada akhirnya damai secara rembuk pekon dengan meminta uang denda kepada Sujadin sebesar Rp. 10,000,000,-. (Tim Nanda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *