Home / ADVERTORIAL / 10 Seniman Mancanegara Hadiri Pembukaan Megalithic Millenium Art di Tubaba

10 Seniman Mancanegara Hadiri Pembukaan Megalithic Millenium Art di Tubaba

Tulang Bawang Barat (MDSnews)–Kabupaten Tulang Bawang Barat menggelar acara Megalithic Melenium Art di hadiri 10 seniman dari berbagai negara Seperti: Canada, inggris, jerman, japan, america serikat, malaysia, rusia, uni eropa, irlandia dan indonesia.

Yang Berlangsung di tiga lokasi objek wisata budaya diantaranya Uluhan Urik, Las Sengok, balai Adat Islamic Chenter Bumi ragom sai mangi wawai.

Dikatakan Bupati Umar Ahmad Tubaba melonching kota Uluhan Urik maka kegiatan ini di respons penuh oleh penjuru dunia, kebaikan yang di respons dari kebaikan, maka dari itu kehadiran mereka harus kita respons dengan kebaikan .

” Tubaba juga menampilkan dengan kebaikan, nah pertemuan kita hari ini akan kita beri tanda penyelo’an artinya silahkan (kata-kata yang disebut bila berada di sebuah gerbang) artinya silahkan masuk atau silahkan jalan,” katanya saat di wawancara olehmedinaslampungnews.co.id Rabu (22/1) .

Dirinya juga menyebut gerbang bumi bagian selatan oleh Mbah Pratno pada waktu itu, dan temen kita dari Irlandia perwakilan manusia dari bumi bagian Utara sudah hadir dan memberikan ucapan selamat kepada Tubaba dan juga secara simbolis perwakilan manusia dari Utara telah memberikan kepada masyarakat adat yang berada di tubaba, yang menjadi bumi peradaban bagian selatan yang kebetulan kita berada di wilayah tropis.

Sebagai partisipasi masyarakat Tubaba terhadap Megalithic Melenium Art Umar Ahmad juga menjelaskan.

“sebagai masa depan kadang di gadang kan dengan industri yang maju dan canggih, sebenarnya mesadepan itu kita butuh makanan yang sehat terutama udara yang sehat dan oleh karenanya kita perlu memberikan apresiasi terhadap bagaimana hubungan manusia dengan alam, dan juga kita akan menggunakan jalan pendidikan untuk bagaimana menumbuhkan nilai-nilai ini kepada masyarakat,” jelasnya Umar Ahmad.

Ditambahkannya juga dalam penumbuhan nya nilai-nilai ini akan kita tumbuhkan terhadap anak-anak didik kita yang berada di Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertaman (SMP), dan nilai-nilai ini adalah Nemen (Bekerja keras) Nedes (bersungguh-sungguh) Nerimo (Tahan Banting) NeNeMo.

“Hari ini kita menerima teman-teman dari Badui yang ikut serta hadir, dan saya kembali menegaskan ada nilai kesederhanaan, kesetaraan, dan pelestarian yang ingin di tumbuh suburkan di bumi ini, sebenernya pesan ini bukan hanya untuk masyarakat Tubaba saja tetapi untuk semuanya karna Tubaba itu bukan sebuah wilayah kabupaten tulang bawang barat tetapi lebih kepada tujuan dan cita-cita nya Kabupaten Tulang Bawang Barat, dan masadepan nya Tubaba ,” tambahnya .

Dan dirinya juga mengatakan bahwa, bila mana terjadinya kebaikan kualitas di tempat ini baik kualitas orang dan kualitas lingkungan dan pun juga kualitas ini mengundang kunjungan orang kepada Tubaba nah itu baru namanya wisata, baik wisatanya bersifat alam maupun wisatanya orang . (ADV).

About MedinasLampungNews

Check Also

Oknum Kades Lampura ‘RZ’ Diduga Korupsi ADD-DD Digelandang Kejeruji Besi

Lampung Utara (MDSnews) – Oknum Kepala Desa (Kades) Desa Talang Jembatan, Kecamatan Abung Kunang, Lampung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *