Balita Penderita Tumor Perut di Lampung Utara Butuh Uluran Tangan

Kesehatan Lampung Utara

Lampung Utara. (MDSnews) – Muttaqi Ghani Ramadhan, bayi berusia 8 (Delapan) bulan, sejak berusia 4 (empat) bulan mengidap penyakit tumor Intraabdomen (Tumor Perut). Bayi tersebut adalah anak dari pasangan Hendri Ependi (34) dan Ernalia (34) warga Desa Peraduan Waras, RT V / RW I Kecamatan Abung Timur Kabupaten Lampung Utara.

Orang tua Muttaqi Ghani Ramadhan saat dikonfirmasi mengatakan, ia baru mengetahui bawa ada kelainan pada buah hatinya pada perut bawah bagian samping kiri
tepatnya pada Nopember 2018 silam,

Pada saat memandikan anak bungsu dari tiga bersaudara tersebut, perut bawah bagian samping kiri tampak mengeras, berbeda dengan bagian tubuh lainnya. Mendapati kejanggalan di perut Muttaqi, dirinya segera memberitahukan kepada suaminya Hendri oleh pihak keluarga, Muttaqi di obati secara Alternatif.

“Sebelum dibawa kerumah sakit sempat di obati secara Alternatif ternyata kondisi tubuh anak kesayangannya tersebut tidak kunjung membaik, bahkan perut Muttaqi Ghani Ramadhan, semakin hari semakin membesar”1, kata orang tua Muttaqi Ghani Ramadhan Kamis (28/2/19)

Setelah mengetahui hal itu pihak keluarga membawa Ghani Ramadhan ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Mayjend HM Ryacudu Kotabumi untuk menjalani perawatan secara medis pada Minggu 17 Februari 2019 yang lalu.

Kemudian dilakukan serangkaiyan pemerisaan menurut Dokter spesialis bedah di RSD Ryacudu Kotabumi, Dr Horizon disarankan pihak keluarga agar merujuk Ghani Ramadhan, ke Rumah Sakit Abdoel Moeloek Bandar Lampung.

Sesampainya diRumah Sakit Abdul Moeloek Bandar Lampung lanjut orang tua Muttaqi Ghani Ramadhan, anaknya menjalani perawatan medis selama sepekan dari hasil pemeriksaan Ultrasonografy (USG) diketahui terdapat tumor ganas yang menempel pada ginjal kiri anaknya.

Dari hasil USG tersebut Dokter speseialis bedah di RS Abdul Moeloek Faisol Darmawan, Sp,. BA, kembali menganjurkan pihak keluarga untuk segera merujuk anaknya ke Rumah Sakit Gatot Subroto,

“Seharusnya Muttaqi sudah dirujuk ke RS Gatot Subroto sejak Senin kemarin mas, namun karena keterbatasan biaya, dengan rasa keterpaksaan Muttaqi harus segera dibawa pulang dan hanya menjalani perawatan sekedarnya saja di rumah,” ujar Ernalia dengan meneteskan air mata.

Sementara itu menurut Ayah Ghani Ramadhan, sebagai buruh serabutan dengan penghasilan Rp 30-50 ribu/hari, dirinya mengaku, hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan harian saja. Sementara beban biaya yang mesti di tanggung untuk pengobatan demi kesembuhan Muttaqi cukup besar.

“Beban biaya yang diperuntukkan untuk pengobatan Muttaqi Ghani Ramadhan cukup besar. Sementara, penghasilan sebagai buruh serabutan tidak menentu. Andaipun dapat penghasilan, hanya cukup memenuhi kebutuhan harian. membantu kami untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dengan kondisi ini sebagai orang tua kami tidak bisa berbuat banyak,” katanya.

Ia berhap kepada para Dermawan khususnya pada Bupati Lampung Utara H. Agung Ilmu Mangkunegara, melalui dinas terkait agar kiranya dapat membantu biaya pengobatan anak kesayangannya.(Habib/Yn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *