Alloh Memberi Waktu Kita Menuju Cahaya, Tema MTQ Ke 47 Tingkat Provinsi Lampung Di Tubaba.

DAERAH HOME LAMPUNG TERBARU Tulang Bawang Barat

TUBABA,(MDSnews)–Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dipercaya dan ditunjuk sebagai tuan rumah kegiatan Musyabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Lampung ke 47 yang akan dipusatkan dikomplek Islamik Center Tubaba, yang terjadwal pada 26 April sampai dengan 3 Mei 2019 mendatang. Hal tersebut menjadi momentum sejarah dan kebanggaan bagi pemerintah daerah yang berjuluk Bumi ragemsai mangi wawai Tubaba.

Menyongsong pelaksanaan kegiatan perhelatan religius terbesar bagi umat Islam diprovinsi Lampung dimaksud, panitia penyelenggara MTQ  telah menyediakan lokasi diatas lahan seluas 2 hektare yang akan dihiasi beraneka ragam keterampilan kerajinan tangan yang terbuat dari Instalasi Bambu yang diciptakan oleh desain kreasi seni bambu dan pengrajin bambu pak Muqqodas dari Yayasan Bambu Nusantara dan kawan-kawan  sehingga menjadi Lorong Menara, Dome Tensegrity, Bangunan Kafilah dan Dome Panggung.

“Para peserta, Kafilah dan tamu undangan yang akan menghadiri kegiatan MTQ Tingkat provinsi tersebut nantinya akan menuju mimbar utama Gua Hira, dan setiap tamu undangan yang datang akan melewati lorong yang di desain berbentuk bubu alat penagkap ikan yang di anyam terbuat dari bahan Bambu sepanjang 200 meter,” tutur Mansur yusoef Kabag Kesra Setdakan Tubaba, Kepada Medinaslampungnews. co.id, rabu (13/3/2019) saat ditemui diruang kerjanya.

Dikatakan lebih lanjut oleh Mansur Yusoef bahwa, desain lorong Bubu alat penagkap ikan ini melambangkan kondisi wilayah Bumi ragemsai mangi wawai yang banyak genangan air, embung dan berada didaerah lintasan Sungai dan memiliki sebuah kandungan makna bahwa alat penangkap ikan tersebut memiliki destinasi yang melambangkan
Lorong waktu perjalanan manusia supaya tidak merugi dan tidak mungkin bisa kembali lagi seiring berjalannya waktu itu sendiri.

“Untuk desain 9 menara itu melambangkan bahwa, kabupaten Tubaba memiliki 9 kecamatan, lima menara berada dilorong waktu sebagai pengingat waktu sholat dan empat menara mengelilingi titik orientasi yang melambangkan arah mata angin utama. Dome Tensegrity titik orientasi dari konsep waktu ini adalah Dome dari batang bambu utuh dengan struktur Tensegrity menggunakan kabel sling sehingga batang bambunya terlihat melayang,” jelasnya.

Sementara bangunan tenda tamu kafilah lanjut Mansur yusoef nantinya akan di pergunakan nntuk menampung tamu dan kafilah yang berjumlah 1500 orang, dibuat bangunan dengan struktur utama bambu betung dengan bentang 40 meter. Konsep strukturnya menggunakan bambu utuh dengan sistem gapit dan pasak.

Kemudian dome panggung ujung dari instalasi bambu lorong waktu adalah dome yang berfungsi sebagai panggung utama. Desain dome nya mengambil analogi bentuk rebung bambu yang jadi tunas awal kehidupan dibumi dan interiornya dibuat seperti Gua Hira, yang melambangkan tempat Nabi Muhammad, SAW menerima wahyu pertama.

Mansur yusoef juga menambahkan bahwa, sebagai tuan rumah kegiatan MTQ ini kita ingin menjadi tuan rumah yang baik. Apalagi MTQ  ini adalah ajang moment yang sangat baik bagi kita untuk mensyiarkan, membumikan dan mengamalkan Alqur’an dan ini adalah pertama kalinya kabupaten Tubaba menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Lampung pada tahun 2019.

Sesuai dengan gagasan Bupati Tubaba, H.Umar Ahmad, SP, Pemkab Tubaba masih memiliki kesempatan kembali setelah 15 tahun lagi jika dihitung berdasarkan jumlah dan urutan dari Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Lampung sebagai tuan rumah tentu kita ingin berbuat yang terbaik dengan harapan sukses pelayanan dan sukses pelaksanaan dengan mohon doa dan dukungan dari masyarakat Tubaba.

Pada pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Lampung nantinya, kita mengharapkan partisipasi masyarakat Tubaba dapat turut serta mendukung dan mensukseskan serta hadir memeriahkan kegiatan tersebut untuk menjadikan Tubaba sebagai tuan rumah yang baik.

“MTQ ke 47 ini dikemas dengan memadukan nuansa Islamiyah tradisional dan modern dengan tetap mengacu kepada tatacara pelaksanaan MTQ pada umumnya.yang akan menghadirkan tamu undangan dari 15 Kabupaten/ Kota, diprovinsi Lampung, mulai dari Gubernur dan wakil Gubernur, sekdaprov, serta Forkopimda Provinsi Lampung Dan dari Kementerian Agama Republik Indonesia, Insya Allah akan dihadiri langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saipudin. Saat ini kita sedang menunggu konfirmasi dari SC Provinsi Lampung dengan harapan beliau dapat hadir membuka acara MTQ tingkat Provunsi Lampung yang dipusatkan diderah Bumi ragemsai mangi wawai yang kita cintai ini,” pungkasnya.
(Arpani/Sanur).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *