Kabupaten Waykanan peringati Hari Amal Bakti

DAERAH TERBARU Way Kanan

WAYKANAN (MDSnews) – Peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama merefleksikan rasa syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, dan penghargaan terhadap jasa-jasa para perintis dan pendiri perjuangan dan pengorbanan generasi terdahulu di Kementerian Agama.

Demikian ditegaskan oleh Wakil Bupati Way Kanan Edward Anthoni, saat membacakan sambutan tertulis Menteri Agama RI, dalam peringatan hari Amal Bakti Ke 74 Kementerian Agama, bertempat di Kampung Serupa Indah, Pakuanratu. Kamis (3/1).

Ditambahkan oleh Edward Anthoni,
Kementerian Agama dibentuk pada 3 Januari 1946, dengan Menteri Agama pertama Haji Mohammad Rasjidi, Kementerian Agama lahir dan hadir dalam rangka pelaksanaan pasal 29 Undang-Undang Dasar 1945, yakni Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa. dan Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

“Dalam negara Pancasila, siapa pun dengan alasan apa pun tidak diperkenankan melakukan propaganda anti-agama, penistaan terhadap ajaran agama dan simbol-simbol keagamaan, menyiarkan agama dengan pemaksaan, ujaran kebencian dan kekerasan terhadap pemeluk agama yang berbeda”, kata Edward Anthoni

Selain itu, masih kata Edward Anthoni, Kementerian Agama hadir untuk melindungi kepentingan agama dan semua pemeluk agama, untuk itu, seluruh jajaran Kementerian Agama harus bisa mengawal dan mengembangkan peran strategis Kementerian Agama secara kontekstual di tengah masyarakat.
“dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya ditegaskan, Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, untuk Indonesia Raya,” ujarnya.

Seperti diungkapkan oleh Jenderal AH. Nasution yang mengatakan sebagai negara baru kita tidaklah sekadar ingin mengejar ketertinggalan terhadap negaranegara maju, melainkan sebagai orang beriman kita ingin membangun kehidupan bermartabat spiritual dan material dengan ridla Allah.

“Sejalan dengan hal tersebut, maka pembangunan jiwa lebih dulu daripada pembangunan raga atau fisik, tugas utama Kementerian Agama adalah membangun jiwa manusia sebagai landasan terbentuknya mental bernegara yang baik,” tegas Edward Anthoni.(juli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *