Alimin Abdullah Tanamkan Nilai-Nilai Kebangsaan Di Masa Pandemi

HOME LAMPUNG Lampung Utara POLITIK

LAMPUNG UTARA (MDSNews) – Anggota MPR RI dari Fraksi PAN, Ir. Alimin Abdullah kembali menanamkan nilai kebangsaan kepada masyarakat yang ada di Daerah Pemilihan Lampung II yang meliputi Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Way Kanan, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat dan Mesuji.

Sekalipun di masa pandemi, Alimin Abdullah tetap melakukan sosialisasi dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Kegiatan kali ini di laksanakan di Desa Kali Cinta dan Desa Madukoro Baru Kecamatan Kotabumi Utara Kabupaten Lampung Utara. Sabtu (28/11/2020).

Empat Pilar MPR RI disosialisasikan kepada seluruh Rakyat Indonesia berdasarkan amanat pasal 5 huruf a dan huruf b, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 24 Tahuan 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3). MPR RI ditugasi untuk memasyarakatkan Ketetapan MPR, Pancasila, UUD Negara RI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika kepada masyarakat di seluruh wilayah tanah air.

Menurut Politisi senior PAN asal Abung Timur Lampung Utara ini, bahwa memahami empat pilar kebangsaan sangat penting di tengah kondisi Pandemi yang berdampak pada segala bidang termasuk sosial budaya.

Karenanya dimasa pandemi ini, Alimin berharap kepada masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan, saling bergotong royong dengan tidak memandang agama, suku, latarbelakang karena kita Bhineka Tunggal Ika, kita berbeda namun tetap satu jua.

Lebih tegas Alimin menjelaskan, Indonesia sudah Merdeka, akan tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan dengan baik, agar bisa menjadikan negara ini sebagai negara maju. Beberapa masalah yang masih dihadapi negara ini, diantaranya kemiskinan, pemberantasan korupsi, ketidak merataan kesejahteran sosial, penegakan hukum, dan keadilan sosial.

Terahir Alimin Abdullah berpesa kepada peserta yang mengikuti kegiatan Sosialisasi kali ini, kiranya apa yang didapat kali ini harus terus diingat dan dipraktekkan dalam kehidupan nyata, menjalankan komitmen dengan nyata, menjadi masyarakat yang betul-betul menjalankan Pancasila. (*)