Pesawaran, (MDSnews) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesawaran, mengimbau masyarakat khsusnya yang berada di daerah pesisir pantai Pesawaran agar tidak mengabaikan setiap informasi terkait perkiraan cuaca yang dilakukan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Hal itu dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesawaran Mustari, Minggu (13/12/2020).
“Iya biasanya kan masyarakat yang berprofesi sebagai Nelayan ini, memiliki cara-cara khusus untuk melihat cuaca, namun itukan belum tentu benar maka dari itu kita minta agar para Nelayan tetap melihat segala informasi yang berkaitan perkiraan cuaca yang di share oleh BMKG, dengan tujuan meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Mustari.
Mustari juga menyampaikan, BPBD Pesawaran juga telah melakukan sosialisasi terhadap masyarakat agar selalu waspada.
“Dan hal-hal semacam ini juga sudah kita sosialisasikan kepada masyarakat agar mereka selalu waspada ketika cuaca buruk untuk tidak melakukan aktifitas melaut, dengan adanya perkiraan cuaca yang dibagikan oleh BMKG, agar masyarakat semakin waspada,” jelasnya.
Lebih lanjut Mustari memaparkan, selain untuk masyarakat pesisir maupun masyarakat yang berada di tengah kota pun harus bisa mewaspadai cuaca ekstrim yang saat ini sedang terjadi, seperti memperhatikan irigasi yang ada di sekitaran rumah.
“Irigasi yang ada dilingkungan kita juga, bisa berpotensi menimbulkan banjir, ketika banyak sampah yang menyumbat aliran air, maka dari itu kita sudah memberikan surat himbauan kepada seluruh camat yang ada untuk diteruskan ke setiap Kepala Desa, agar lebih memperhatikan lagi aliran air yang ada di desa, takutnya desa itu tidak pernah banjir, namun karena banyak sampah yang menyumbat irigasi menimbulkan banjir,” paparnya.
Dia menegaskan, dengan letak geografis Kabupaten Pesawaran, yang memiliki banyak aliran sungai, kemudian daerah tebing, dan pantai, membuat segala potensi bencana bisa terjadi.
“Perbukitan kita ada, sungai-sungai kita banyak, kemudian pantai juga kita ada, oleh sebab itu Bumi Andan Jejama ini memiliki segala potensi bencana, baik itu gempa bumi, banjir bandang, banjir rob, tanah longsor, tsunami, angin puting beliung, maka perlunya kewaspadaan masyarakat Pesawaran dimanapun, baik itu di daerah pesisir maupun ditengah ibu kota,” tegasnya.
“Kita juga sudah memiliki relawan disetiap desa, yang bertugas membantu masyarakat ketika ada bencana, dan yang paling penting kita berdoa bersama, agar Bumi Andan Jejama yang kita cintai ini dijauhkan dari segala bencana,” pungkasnya. (Ram)