Tulang Bawang Barat, (MDSnews) – Program penagkaran budidaya Lebah Madu jenis lanceng yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Pemkab Tubaba) pada tahun 2020 melalui Dinas Peternakan kini tengah di budidayakan di komplek Taman Agro Wisata Tiyuh Pulung Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT) dijadwalkan pada bulan Maret 2021 panen perdana.
Dikatakan, Nazarudin Kepala Dinas Peternakan dan kesehatan hewan Tubaba, penangkaran budidaya lebah madu,jenis madu lanceng Sepecies madu hitama yang sangat cocok di budidaya kan di kawasan Sumatera.
“Yang kita budidayakan dikomplek agro wisata dengan jumlah tempat penangkaran 40 Lok kotak, pada tahun 2020, saat ini sudah menunjukan tanda-tanda siap di panen,” terang Nazarudin saat dikomfirmasi diruang kerjanya, pada Kamis (4/2/2021).
Penangkaran lebah madu itu ada 40 kotak tempat penangkarannya
di taman agrowisata pulung kencana dengan tujuan untuk melengkapi komoditas yang sudah ada artinya disaat masyarakat berwisata ke tubaba bisa menikmati keberangkatan bermacam-macam tanaman buah-buahan dan juga ada penangkaran pumyoeku kura-kuran, dan penagakaran lebah madu,
budidaya lebah madu itu kemarin sudah kita lihat hasil prosesnya sudah siap dipanen,kita jadwalkan
pada bulan Maret kita akan uji coba panennya, dalam poroses memanen madu lebah 40 katak lok tersebut nantinya tidak bisa di penen semua harus di sisakan maksimal 20 persen, supaya sisa madu yang tersisa menjadi asupan madu yang tersisa itu mekanismenya.
Nazarudin, juga menjelaskan,
dengan adanya penangkaran budidaya madu lebah itu dapat menjadi nilai tambah daya tarik tersendiri bagi masyarakat pengunjung dalam rangka meng-edukasikan dan pembelajaran untuk para pecinta lebah yang berkunjung ke agrowisata tubaba,
“Bilamana nanti penangkaran madu yang tengah kita budidayakan itu setelah kita panen hasilnya memuaskan dapat berjalan dengan baik.
“Selanjutnya kedepannya akan kita kemas dengan baik mengunakan kemasan khusus agar para masyarakat pengunjung kalau membutuhkan madu tersebut sudah tersedia ditaman agro wisata,” papar Nazarudin.
“Saya berharap yang paling utama adalah kepada masyarakat bisa dapat ikut belajar dan mau mengembangkan dengan tujuan untuk menjadi usaha bagi warga baik kelompok maupun masyarakat yang ingin berusaha lebah madu ini agar kedepan tubaba dapat menjadi salah satu sentra madu lebah terbaik di Lampung,” harapnya. (Sapriyadi/ Yosep)