Lampung Barat, (MDSnews) – Buah Durian, menjadi salah satu buah favorit masyarakat, karen rasanya yang khas dan aromanya menggiurkan.
Jika bertepatan dengan musim nya, buah berduri ini banyak ditemui di pasar, toko buah, hingga di pinggir jalan. Tak ayal banyak pengendara menghentikan laju kendaraan nya untuk membeli dan menyantap buah itu.
Adalah Jhon Heriansyah warga Bedudu, salah satu penjual buah musiman di pinggir jalan lintas Lampung Barat.
Saat ditemui disela-sela kesibukan nya menjual Durian, Jhon mengungkapkan alasan dirinya menjual Durian itu di pinggir jalan kerana ditempatnya tidak terlalu banyak jadi sulit jika harus mengirim ke luar kota.
“Hanya dijual di wilayah terdekat saja hususnya jalan lintas liwa di pinggir jalan maupun di rumah. Durian di tempat kami tidak begitu banyak jadi susah kalau ada permintaan dikirim ke luar kota,” kata jhon, Jumat (26/02/2021).
Keluarga Jhon memiliki 150 pohon Durian yang tersebar di wilayah desa Bedudu dan sekitarnya. Warga setempat juga rata-rata memiliki pohon Durian sendiri dikebunnya.
Untuk menjaga kualitas buah yang baik, Jhon hanya memanen 200 hingga 500 buah perhari
“Karna demi menjaga kualitas durian yg dijual Jhon hanya menunggu buah durian yang jatuh secara alami tanpa dipetik. Sementara umumnya masa panen durian terjadi di bulan Oktober sampai Maret,” kata Jhon.
“Tapi tahun ini panennya di bulan Desember jadi kemungkinan bulan puasa sampai lebaran masih ada pasokan durian,” imbuhnya.
Jika ingin menikmati buah Durian milik Jhon ini, para pecinta Durian hanya mengeluarkan kocek 20-60 ribu rupiah saja perbuahnya.
Jhon mengaku, sebagian besar warga yang datang makan Durian adalah pelanggan lama. Pengunjung yang datang diberi berbagai macam ukuran durian yang sudah matang dari pohonnya.
“Kalau kualitas manisnya sama dengan durian yang lain, bahkan kata orang mah Durian di sini beda rasanya,” tambahnya.
Pada hari biasa Jhon mampu menjual 100-150 Durian setiap harinya. Saat hari libur bisa mencapai 400 durian. (Frans/Erick)