PESAWARAN (MDsnews) – Masih terus bertambahnya kasus Covid-19 di Kabupaten Pesawaran membuat Dinas Pendidikan Kabupaten setempat belum dapat memastikan kapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan dilaksanakan.
Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar Disdikbud Pesawaran Romzan mengatakan, seluruh sekolah baik dari tingkat dasar hingga tingkat menegah pertama dan atas yang ada di Kabupaten Pesawaran telah siap apabila sewaktu-waktu PTM dilaksanakan.
“Sarana dan prasarana yang menunjang penerapan sekolah saat Covid-19 sudah siap semua, seperti tempat cuci tangan, petugas yang bertugas memeriksa suhu tubuh para guru dan murid yang datang, jam pelajaran sudah dibagi, serta tanda tangan persetujuan dari wali murid sudah semua,” ujarnyanya, Minggu (22/8).
Menurutnya, PTM belum bisa dilaksanakan dan belum bisa dipastikan kapan akan berlangsunh karena belum ada keputusan dari Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona selaku ketua Tim Satgas Covid-19 Bumi Andan Jejama.
“Sepertinya ada beberapa pertimbangan yang mengharuskan PTM belum bisa dilangsungkan seperti kabupaten kita yang baru keluar dari zona merah, kemudian data penyebaran Covid-19 masih naik turun belum stabil, sehingga PTM tatap muka belum bisa dilaksanakan,” ujarnya.
Dirinya menyebut, saat ini 70 sekolah yang terdiri dari SD dan SMP telah melaksanakan PTM dari tahun lalu, 70 sekolah tersebut menggelar tatap muka karena ditunjuk menjadi sekolah percontohan PTM di tengah pandemi Covid-19.
“Alhamdulillah dari 70 sekolah tersebut menunjukan hasil yang positif dan tidak adanya klaster baru penyebaran Covid-19, sehingga pelaksanaan nya masih terus berjalan sampai dengan saat ini,” ujarnya.
“Pihak sekolah berharap agar PTM dapat segera dilaksanakan, karena kita kasihan juga melihat anak-anak sudah lama belajar daring, namun kita juga memikirkan keselamatan anak didik,” timpalnya.
Ia menuturkan, untuk menujang terlaksananyaa PTM saat ini 85 persen guru dari tiga ribu lebih guru ada di Kabupaten Pesawaran sudah melaksanakan vaksinasi.
“Seluruh guru yang ada di 70 sekolah percontohan PTM sudah 100%, namun kalau untuk yang lain belum menyeluruh karena kemarin terkendala dengan stok Vaksin kita, namun saat ini sisanya sudah mulai divaksin kembali,” tuturnya.
“Ya kita sama-sama berdoa saja agar Vaksinasi ini segera rampung untuk guru-guru, kemudian penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan, sehingga kita dapat menggelar PTM secepatnya,” tutupnya. (Ram/Arf)