PESAWARAN (MDsnews) – Diduga terburu-buru, mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi BE 1437 ALD yang melaju dengan kecepatan tinggi mengakibatkan tabrakan dengan kendaraan roda dua, hingga satu pengendara meninggal dunia.
Peristiwa kecelakaan lalulintas (lakalantas) tersebut terjadi di Jalan A. Yani Desa Wiyono Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran pada Selasa (24/8), sekira pukul 21:30 Wib.
Kepala Unit (Kanit) Lakalantas Polres Pesawaran Ipda Hidayat mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo yang mengatakan, lakalantas terjadi saat mobil Toyota Avanzq berjalan dengan kecepatan tinggi dari arah Pringsewu menuju Bandar Lampung.
“Setibanya di tempat kejadian, mobil dengan kecepatan tinggi tersebut menabrak pengendara Honda Supra Fit yang baru keluar dari gang, kemudian mengambil jalur kanan dan dari arah yang berlawanan datang kendaraan sepeda motor Honda Beat tanpa nomor polisi yang berjalan dari arah Bandar Lampung,” kata Hidayat, Rabu (25/8).
Menurutnya, karena jarak yang sudah terlalu dekat maka lakalantas tidak dapat terhindarkan lagi antara mobil dan para pengendara motor.
“Kemudian mobil Toyota Avanza itu juga menabrak motor Yamaha Mio J yang sedang terparkir dipinggir jalan, menabrak pedangang cilok, juga satu ruko,” ujarnya.
“Atas kejadian mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi BE 1437 ALD mengalami ringsek pada body depan, Honda Beat tanpa nomor polisi mengalami ringsek pada body depan belakang, dan Supra Fit mengalami ringsek body samping, dan Mio J mengalami lecet-lecet pada body, satu ruko yang hampir jebol serta alat dagangan cilok yang rusak,” jelas dia.
Diketahui, identitas para pengemudi dan luka yang dialami, untuk pengendara Avanza atas nama Mulia Thontowi (27) mahasiswa, warga Desa Kedondong Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran tidak mengalami luka, pengendara Honda Beat Maruf Aji Saputra (20) pelajar/mahasiswa warga Dusun Srimulyo Desa Negeri Katon Kabupaten Pesawaran, meninggal dunia akibat Lakalantas tersebut, dan pengendara Honda Supra Fit atas nama Reza Aditya Aman Pribadi (17) pelajar, warga Desa Wiyono Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran mengalami luka di kaki. (Ram/Arf)