PRINGSEWU,(MDSnews)–Peristiwa dua remaja putri bernama Aulia Nurul khotomah (14) dan Jihan Nur Sari (14) anak ibu Jumiati, warga dusun Pamenang RT 001/RW 00, Pekon Pamenang, Kecamatan, Pagelaran Kabupaten Pringsewu, Lampung, meninggal tenggelam di Bendungan Way Sekampung, pada Jum,at (24/09/21) sore.
Tragedi meninggalnya Dua remaja Putri, membuat warga masyarakat sekitar Bendungan terbesar tersebut, merasa was was dan penuh kekewatiran akan terjadi lagi bagi warga lainnya, menyikapi tragedi yang sudah berulang kali terjadi, warga masyarakat kabupaten Pringsewu khususnya tokoh masyarakat, tokoh agama kecamatan Pagelaran.
Meminta Bupati Pringsewu KH Sujadi Saddat yang notabennya Pimpinan Ponpes, bersama OPD serta seluruh stakeholder Kabupaten Pringsewu, dapat memprogramkan, Do’a bersama, Zikir dan Istighotsah dilokasi Bendungan.
H. Manan tokoh masyarakat juga tokoh agama Pringsewu, mengatakan dengan menggelar Istigosah dan doa bersama untuk keselamatan dan kesehatan masyarakat kabupaten Pringsewu, supaya terbebas dari musibah dan bencana, melalui Do’a, apalagi bila doa bersamanya di pimpin para Kiayi pondok pesantren se-Kabupaten pringsewu, saya yakin dikabulkan,” ungkapnya, Sabtu (25/09/21).
“Dikatakan H. Manan, dengan dilakukan istighosah dan do’a berasama dapat mengetuk pintu langit Allah SWT, Do’a yang kita panjatkan mendapatkan kekuatan lahir dan batin, dan terlepas dari musibah yang ada di bendungan Way Sekampung, serta tidak terulang lagi, begitu juga dengan Pandemi covid lenyap dari muka bumi Lampung khususnya kabupaten pringsewu,” ungkap H.Manan.
Sementara Gus Ridwan bersama Jumadi MR, mengharapkan saudara-saudara yang ada di kabupaten Pringsewu dan para pemimpin pondok pesantren tergugah hatinya apabila dapat undangan dari bupati untuk mengikutinya istighosah dan do’a bersama di lokasi bendungan way Selampung,’ tuturnya.
Jumadi juga berharap, kepada tokoh agama, tokoh masyarakat yang baik, tentunya memiliki tanggung jawab yang besar baik dari Do’a dan ikhtiar dalam meyelamatkan sesama umat, dengan istighosah dan do’a bersama, hal tersebut memberikan tauladan dan edukasi kepada sesama umat beragama.
Dengan diadakan do’ bersama, semoga Allah SWT mengabulkan segala Do’a dan ikhtiar kita untuk membawa keselamatn dan kesehatan, serta keberkahan bagi kita semua khususnya masyarakat Kabupaten Pringsewu menuju Kabupaten yang Maju,” pungkasnya.
(Riyan & Aden)