Hal ini dikhawatirkan bisa berdampak meningkatkan angka pengangguran dan kemiskinan serta angka kriminalitas di provinsi Lampung.
“Sektor Industri dan nelayan sangat berdampak sekali para dua sektor ini. Kalau mereka tidak bekerja, maka angka pengangguran meningkat,”kata dia, Kamis (02/09/2021).
“Tidak menutup kemungkinan angka kriminalitas kita bakal tinggi. Kalau sudah bicara masalah perut, maka pikiran bisa kemana – mana,”ungkap dia.
Oleh karena itu, pihaknya meminta Pertamina Depot Panjang untuk memberi penjelasan ke masyarakat soal kelangkaan BBM ini.
“Kenapa kelangkaan ini. Apa ada keterbatasan alokasi, atau mengarahkan masyarakat agar membeli BBM dengan harga tinggi. Seperti Dexlite ataupun Pertamax,” ucap dia.
Ia berharap Pertamina bisa segera mencari solusi dari persoalan kelangkaan BBM ini.
Dalam kondisi Pandemi covid-19 seperti ini, Pertamina mesti menunjukan keperduliannya ke masyarakat.
Alasannya, hal ini jangan sampai dimanfaatkan orang untuk mencari keuntungan pribadi.
“Dengan adanya kesulitan BBM, maka semakin besar beban yang dirasakan masyarakat,”ucap dia.