BANDAR LAMPUNG – DPRD Provinsi Lampung mendukung langkah Kantor Staf Presiden (KSP) yang menyoroti masalah data kasus kematian harian akibat Covid-19 antara Kemenkes dan Dinkes.
“Tentu kita harus dukung tentang pengusutan kejanggalan data kasus covid-19 di provinsi Lampung oleh KSP,” kata Anggota Komisi V DPRD Lampung Deni Ribowo, Jumat (27/08/2021).
Data ini, kata Anggota fraksi partai Demokrat DPRD Lampung memang harus benar-benar diperbaiki untuk pencegahan dan penanganan yang transparan.
Dengan begitu, masyarakat bisa mendapat informasi angka kematian Covid-19 di Bumi Ruwa Jurai.
“Kedepan, kesimpang – siuran data ini tidak terjadi. Karena penanganan Covid-19 di Lampung berbasiskan data dan fakta sehingga kita bisa melakukan penanganan dengan baik tentunya,” himbau DRB.
“Harapan kita semua masyarakat provinsi Lampung tidak berkemelut dengan persoalan angka ini. Kita berharap pemerintah pusat bisa memprioritaskan penanganan covid-19 di Lampung,” tegas Deni Ribowo.
DRB sapaan akrab Deni Ribowo menjelaskan bahwa berdasarkan data yang disajikan Dinkes Lampung, angka kematian melonjak sejak bulan Juli – Agustus.
“Namun hari ini mulai menurun. Ini terlihat dari BOR yang menurun di RSAM dan RS swasta,” jelas dia.
“Kita berharap tingkat kematian pasien covid-19 di Lampung bisa menurun,” pungkas Deni Ribowo.