TIM GLD HADIRI PERESMIAN LAMBAN BACA CEKDAM PULAU MANGGIS KEBUN TEBU

DAERAH HOME LAMPUNG Lampung Barat TERBARU

Lampung Barat,(MDSnews)-Pendidikan yang baik adalah pondasi untuk masa depan, menjadi tema utama pada sosialisasi pendidikan dan peresmian lamban baca di Pekon Sinar Luas, Kecamatan Kebun Tebu, Rabu (06/10).

Ibu Ketua Tim GLD Kabupaten Lampung Barat, Makcik Partinia Parosil Mabsus, diwakili oleh Koordinator Bidang Informasi dan Komunikasi, Bapak Duta Suhanda beserta beberapa anggota Tim lainnya.

“Saya mewakili ibu ketua menyampaikan terimakasih kepada adik-adik mahasiswa yang telah menggagas adanya lamban baca di Pekon Sinar Luas, semoga minat baca masyarakat semakin meningkat dan wisatanya juga turut maju. Sehingga literasi untuk kesejahteraan masyarakat bisa terwujud sesuai dengan komitmen Bapak Bupati”, sampai Duta saat pembukaan sosialisasi.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan meresmikan dan meninjau satu lamban baca di Cekdam Pulau Manggis. Lamban baca ini didirikan di tengah pulau cekdam. Lahan pekon yang kini mulai digarap sebagai destinasi wisata.

Kemudian, agenda terakhir yakni sosialisasi literasi pendidikan. Bertindak selaku pembicara, Koordinator Bidang Penumbuhan minat baca Tim GLD Jansje B.J.Keseh S.Pd.SD. Sampai Jansje, untuk diketahui Literasi terdiri dari tiga ruang lingkup yaitu literasi keluarga, literasi sekolah dan literasi masyarakat. Selain memberikan materi, Tim GLD juga memotivasi anak-anak dan juga masyarakat dengan membagikan paket literasi yang terdiri dari tas literasi PM, alat tulis, buku dan tumbler.

“Cara terbaik untuk meningkatkan kualitas, karakter, kompetensi dan kesejahteraan hidup seseorang adalah dengan menanamkan budaya literasi, membaca berfikir dan berkreasi”, tutup Dimas Prayogi, anggota Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) UMM.

Acara yang digagas Himpunan Mahasiswa Sipil Universitas Muhammadiyah Metro ini dihadiri juga oleh Camat Kebun Tebu, Ibu Ernawati, S.E., Babinkamtibmas, Peratin Sinar Luas, Ketua dan Kader PKK Pekon Sinar Luas, anak-anak usia sekolah dasar, dan masyarakat setempat.(Frans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *