Masyarakat Dukung Rudiyanto Calon pertahana kati kartaraharja Tubaba Lanjutkan Tiga priode

DAERAH HOME Tulang Bawang Barat

Tulang Bawang Barat (MDSnewa) – Wujudkan Tiyuh yang mandiri, sejahtera, dan relegius menjadi misi utama petahana Rudiyanto, maju sebagai calon kepala Tiyuh Kartaraharja, Kecamatan Tulangbawang Udik (TBU) pada perhelatan pemilihan kepala tiyuh (Pilkati) serentak yang akan digelar secara serentak pada 9 Desember mendatang.

Rudiyanto mengatakan, keinginannya kembali maju dalam pilkati di tiyuh tersebut, didasari keinginannya untuk melanjutkan berbagai program yang sempat tertunda karena dampak pandemi Covid-19.ungkapnya diruang kerjanya pada senin (18/10/2021)

” mohon do’a restu dan dukungannya dari segenap lapisan masyarakat dan para sesepuh tiyuh dalam niat hajat baik kami mencalonkan diri kembali pada perhelatan pilkati yang sudah terjadwal oleh pemerintah digelar pada 9 Desember mendatang

Untuk melanjutkan Program pembangunan yang belum selesai kita bangun itu, yakni ikon tiyuh yang terletak di RK 02 RT 07, dimana penyelesaiannya kita lakukan dalam tiga tahun penganggaran dari tahun 2019 sampai 2021. Namun, akibat dampak pandemi Covid-19, anggaran pembangunan ikon itu terpaksa kita tunda untuk dialihkan dalam program penanganan Covid-19,” kata calon petahana

Selain melanjutkan pembangunan ikon tiyuh, calon petahana Rudiyanto juga memaparkan berbagai program yang akan dilakukan kedepan, jika dirinya dipercaya oleh masyarakat untuk kembali memimpin tiyuh Kartaraharja enam tahun kedepan,

“kedepan jika kita masih dipercaya oleh masyarakat untuk melanjutkan memimpin tiyuh kartaraharja kembali, kedepan nanti kita tentu akan meningkatkan memperindah wajah tiyuh, selain melanjutkan pembangunan ikon, kami juga berencana akan membangun gerbang tiyuh di tiga titik lokasi untuk menambah icon yang ada

Rencana pembangunan tersebut diantaranya gerbang menuju rumah ibadah gereja yang lokasinya akan ditempatkan berdekatan dengan tugu payung,kemudian gerbang menuju perkantoran diantara pasar dan lapangan, gerbang ke tiga gerbang menuju masjid, penepatan lokasinya antara lapangan dan sekolah SD,konsep pembangunan tersebut beberapa tokoh lintas agama sudah merestui mendukung perencanaan tersebut,jelasnya.

Rudiyanto menambahkan, konsep gerbang tiyuh tersebut sebagai simbul melambangkan bahwa keharmonisan antar kerukunan dua umat beragama mayoritas di Tiyuh Kartaraharja yang sudah terjalin sangat baik selama ini.

“Keharmonisan antar umat beragama di tiyuh kita ini (Kartaraharja-Red), sudah sangat baik khususnya pemeluk agama Nasrani dan agama Islam. Untuk itu, perlu kita wujudkan satu simbol yang menggambarkan kekompakan keharmonisan itu,” imbunya kembali.

Kemudian di bidang ekonomi, Rudiyanto calon pertahana yang merupakan ketua Apdesi Kecamatan Tulangbawang Udik juga memiliki rencana yang diyakininya dapat meningkatkan ekonomi keluarga masyarakatnya.

“kedepan Kita akan melakukan pemberdayaan kepada para pemuda dan ibu penggerak PKK, untuk memanfaatkan pekarangan rumah menjadi sumber pangan. Nantinya, selain bisa memenuhi kebutuhan sayur mayur sehari-hari, juga bisa membantu menopang ekonomi keluarga,” paparnya.

Terkait program yang sudah dilakukan, Rudiyanto memaparkan berbagai pencapaian program selama dua periode menjabat sebagai Kepala Tiyuh Kartaraharja.

” Dua priode menjabat Alhamdulilah saya bersama prangkat tiyuh selama ini telah melakukan berbagai upaya semaksimal mungkin baik dalam pelayanan ataupun kepekaan dalam meyerap keinginan masyarakat kami selama ini
dua priode saya menjabat selama ini insyaalloh tidak pernah mengecewakan harapan masyarakat baik itu pelayanan ataupun usulan pembangunan yang di inginkan masyarakat baik melalui perangkat RK dan RT tiyuh ataupun usulan melalui musrenbang tingkat tiyuh selama ini bisa diraskan dan dinilai sendiri oleh masyarakat

pembangunan yang telah kita lakukan diantaranya taman sarana olah raga ID (maskot), pembangunan Drainase velume 204 meter di Rt 25 dan 26 suku 07 dan pembukaan badan jalan velume 800 meter di Rt 28 suku 07,kemudian pembuatan penerangan Lampu jalan jalan 235 unit di Rw 01-suku 02-03- 08,pembangunan Gorong-gorong , di Rt 01 Rw 01 Rt 28 Rw 07, penanganan covid-19 BLT 40 KPM,”jelasnya,

kemudian, lanjut Rudiyanto. pembukaan badan jalan 90 meter di Rt 17 Rw 05 ,pembangunan gorong-gorong ,Rt 28 Rw 07, pemasangan jaringan internet Wifi, pemberian bantuan BLT kepada 152 KPM,pelatihan PKK ,Insentif kader, insentif guru ngaji ,stunting ,timbangan posyandu ,pelatihan peningkatan kapasitas kepalo tiyuh

pembangunan jambanisasi sebanyak 35 unit, jongging trek dilapangan tiyuh kartaraharja,
sumur Bor, di suku -05 -RT 17, pembangunan jembatan usaha tani, di RT -18 -suku-05, dan gorong-gorong, Onderlagh di suku -07-RT-28, di Suku -01-RW-03,RT-17-RW-05,RT-15-RK-04, dan pemapingan balai tiyuh,paparnya.

Rudiyanto, juga menjelaskan bahwa Dibidang pelayanan pihaknya juga berhasil memfasilitasi warga untuk mendapatkan sertifikat dalam program PTSL, serta membantu masyarakatnya mengusulkan program bedah rumah.

“Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami sebagai pemerintah tiyuh kartaraharja untuk selalu memperhatikan keadaan ekonomi masyarakat sesuai visi-misi sebelumnya, bahwa ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pembangunan setiap tahun,

Berdasarkan penjaringan pendataan aparatur tiyuh pada tahun 2020 lalu terdapat 40 rumah milik masyarakat yang tidak layak huni kita usulkan kepada pemerintah melalui dinas perkimta Tubaba pada tahun lalu dan alhamdulilah saat ini sudah memiliki rumah yang layak huni berkat dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)tersebut,tukasnya.

Sementara ditempat terpisah Majunya petahana dalam pilkati serentak Desember mendatang, ternyata mendapatkan dukungan dari banyak elemen masyarakat.mereka menilai selama dua periode menjabat sebagai Kepala Tiyuh Kartaharja, Rudiyanto sudah banyak melakukan perubahan besar di tiyuh tersebut.

“Selain tegas, pak Rudiyanto juga sangat dekat dengan masyarakat, dia tidak sungkan-sungkan membantu warga yang kurang mampu contohnya saya,” kata Marsiyem, salah satu korban musibah kebakaran beberapa tahun lalu.

Dia mengungkapkan, ketika itu Rudiyanto memberikan bantuan dengan membangun kembali rumahnya yang telah rata dengan tanah, menjadi rumah permanen seperti sekarang ini.

Hal yang sama juga di ungkapkan Rebo dan Riyanto, penjaga Tempat Pemakaman Umum (TPU) di RK 03 dan RK 04. Mereka mengatakan, Kepala tiyuh secara pribadi telah menyisihkan sebagian riskinya menyumbangkan dua unit KwH meter (listrik) di dua lokasi TPU untuk menerangi jalan ke areal pemakaman.

“Selain KwH, Pak Rudiyanto juga membangun gorong-gorong menuju makam yang rusak, dan itu dari kantong pribadinya sendiri. Saya tahu itu, karna kata aparatur desa, pembangunan gorong-gorong itu tidak ada dalam rencana pembangunan tiyuh,” aku mereka.

Mereka juga berharap, Rudiyanto dapat terpilih kembali menjadi kepala Tiyuh Kartaraharja pada periode mendatang. Karna sudah terbukti mampu memimpin serta mengayomi masyarakatnya (pani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *