Kulonprogo (MDSnews) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY mengakui jika insiden longsor di Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kulonprogo, Senin (15/11/21) lalu, lepas dari jangkauan Early Warning System (EWS) longsor.
Kepala BPBD DIY Biwara Yuswantana mengatakan sejatinya telah ada EWS longsor di lokasi rawan longsor di Jatimulyo. Hanya saja, longsor yang telah mengisolasi 243 kepala keluarga memiliki lokasi berbeda. Lokasi longsor tidak berada di lokasi penempatan EWS.
Alhasil, akibat peristiwa tersebut membuat longsoran sulit dibersihkan. Oleh karena itu Biwara meminta Pemkab Kulonprogo segera bergerak dan memaksimalkan peralatan yang ada untuk membersihkan longsoran. Apalagi, penanganan dampak bencana bisa dilakukan lintas organisasi perangkat daerah (OPD).
“Kami akan membantu jika memang ada permintaan bantuan. Karena kami selama ini juga siap siaga,” ucap Biwara. (Tuti)