Niat Tulus Mengabdikan Diri, Werijon Punya Tekat Bawa FAJI Pada Kejayaan

HOME NASIONAL

Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) terbentuk pada bulan Maret 1996 lalu. Yang didirikan oleh 38 Organisasi Pecinta Alam, Klub Arung Jeram Amatir, Profesional dan Komersial. 15 tahun terbentuk, FAJI sudah banyak menorehkan prestasi baik pada kegiatan Kejuaraan tingkat nasional dan internasional.

Saat ini FAJI dipimpin oleh Amalia Yunita. Namun pada 12 Desember 2021 nanti FAJI akan melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) ke empat, sekaligus memilih ketua Umum FAJI.

Pada agenda pemilihan ketua Umum FAJI kali ini, muncul satu nama yang mengikuti kontestasi yakni Bapak Werijon, yang turut mendaftarkan diri untuk menjadi ketua Umum FAJI, dan telah resmi menyerahkan berkas dan persyaratan sebagai calon orang nomer satu di FAJI.

Keikut sertaan pria yang piawai berbahasa Inggris dan Prancis ini dalam mencalonkan diri untuk memimpin FAJI, bukan hanya sebagai ajang coba-coba atau iseng semata, melainkan keseriusan untuk memajukan Organisasi bergengsi ini.

Hal tersebut dapat dilihat dari rekam jejak pria kelahiran Solok yang kini menjabat sebagai Dosen SBS Renstra Seskoal, yang pernah menjabat sebagai Ketua FAJI Pengprov Lampung tahun 2015-2017, dan juga menjabat sebagai Sekjen FAJI tahun 2017-2021. Dan saat beliau memimpin FAJI Pengprov Lampung, telah terlaksana Kejuaraan Arung Jeram R (4) tingkat nasional pada tanggal 27 hingga 29 Mei 2016, di kabupaten Tanggamus.

Dengan kesibukannya sebagai abdi negara, tak menjadi halangan pria berdarah Minang ini mengabdikan diri dan membesarkan organisasi yang satu Visi dan Misi dengannya.

Saya tergugah untuk mengabdikan diri di FAJI, karena saya ingin menjawab keresahan dan juga memotori para junior dan adik-adik dalam mewujudkan program dan juga kegiatan yang selama ini terkedala dalam pelaksanaannya.

Sebab selama saya berkecimpung dan saya mengamati, FAJI ini memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya tergali. Mempunyai banyak altet berprestasi baik didaerah maupun di pusat, yang belum sepenuhnya mendapatkan pembinaan dengan baik dan maksimal.

Dan juga melihat potensi sungai di Indonesia yang belum sepenuhnya tereksplor, yang seharusnya bisa menjadi salah satu potensi wisata dan dapat menunjang pertumbuhan ekonomi di setiap daerah. Maka hati saya tergerak untuk mengabdikan diri memimpin FAJI. Agar dapat mewujudkan mimpi para pendiri dan juga anggota FAJI, supaya FAJI bisa menuju kejayaan, tentunya tidak hanya kerja saya (Werijon), melaikan kerja sama seluruh pengurus dan anggota FAJI.

Mantan Komandan Brigade Infanteri (Dan Brigif) 4 Marinir/BS ini juga menyampaikan, bahwa selama ini salah satu kendala tidak terselenggaranya atau tersendatnya keaktifan FAJI, disebabkan oleh keterbatasan anggaran.

Sehingga jika dirinya mendapatkan kepercayaan untuk memimpin FAJI nanti, dirinya akan menggandeng pemerintah pusat dan daerah, serta swasta. Dengan cara menunjukan dan mengenalkan kiprah serta prestasi yang FAJI torehkan, hingga FAJI mendapatkan kepercayaan dan pada akhirnya bisa menjadi mitra pemerintah dan mendapatkan perhatian, khususnya dukungan anggaran guna mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh FAJI.

Karena FAJI merupakan salah satu organisasi yang memperhatikan sungai, dengan kegiatan-kegiatan ekspedisi yang bisa dilakukan FAJI maka akan menjaga kelestarian sungai. Serta mengembangkan potensi sungai yang ada menjadi sebuah pariwisata yang dapat menarik pariwisata untuk berkunjung, dan tentunya memberikan dampak baik tehadap daerah masing-masing.

Oleh karena itu, Kini WERIJON menegaskan tekadnya untuk menjadi calon ketua Umum FAJI. Dan berharap mendapatkan dukungan sehingga bisa mewujudkan asa yang akan membawa FAJI pada kejayaan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *