Tulangbawang Barat (MDSnews) – Kejaksa’an negeri (Kejari) Tulang Bawang berjanji akan umumkan hasil Pulbaket dugaan korupsi Dana Desa (DD) Tahun 2021 Tiyuh Panaragan kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) provinsi Lampung pada Pertengahan Bulan April 2022 secara terbuka.
kepala kejaksan (Kejari)Tulang Bawang melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Tulang Bawang Leonardo Adiguna, SH., MH, yang di sampaikan Hendra Dwi Gunanda, SH,” menjelaskan menyikapi masalah penyalahgunaan Dana Desa di Tiyuh Panaragan, pihaknya masih terus mengumpulkan Data, Saksi dan Bukti-bukti,”ujarnya pada, Selasa (1/3/22).
“Kita masih mengumpulkan data,dan melengkapi keterangan aparatur tiyuh setempat dipertengahan bulan -04 April 2022 akan kita informasikan hasilnya secara umum dan terbuka, “Tuturnya
Dijelaskannya, belum lama ini pihaknya telah melakukan dua orang satu sudah memenuhi panggilan atas nama ketua karang taruna sementara Bidan Desa yang belum bisa hadir beralasan dikarenakan ada halangan sakit (reaktif Covid-19).
“Waktu Kita surati yang pertama bidan desa itu mangkir meski tidak hadir maka Kejari Tuba akan kembali melayangkan surat pemanggilan yang kedua kalinya untuk melekapi keterangan yang kita perlukan agar mempercepat proses kepalo tiyuh panaragan tersebut,”tabahnya.
Dia juga menambahkan bahwa sebelumnya pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap kepalo tiyuh setempat Fajar ahmad Efendi dan sejumlah aparatur tiyuhnya untuk dimintai keterangan terkait beberapa Aitem kegiatan DD tahun 2021 yang anggap bermaslah.
“Kepalo tiyuh dan sejumlah aparatur tiyuh panaragan itu sudah Kita periksa sebelumnya dan sudah memberikan keterangan,”tinggal tunggu saja hasilnya akan kita informasikan kepada temen-temen nantinya,” ulasnya.
Sementara itu, dalam kesempatan itu Ketua Aliansi Wartawan Siger (Awasi) Kabupaten Tubaba menyampaikan kedatangan pihaknya di kejari tuba tersebut selain bersilaturahmi juga untuk mempertanyakan perkembangan masalah tiyuh panaragan.
“Selain agenda ber-silaturahmi dengan kejaksaan negeri (kejari) tuba, kami juga mempertanyakan sudah sejauh mana perkembangan dugaan penyalahgunaan Dana-desa (DD) tahun 2021 tiyuh panaragan,”ungkapnya.
Sandi Chandra Pratama, mengutarakan hasil dari silaturahmi pihaknya, pihak kejari tuba akan mengumumkan hasil pulbaket pendalaman penyalahgunaan DD tersebut pertengahan bulan april 2022.
“kasus penyimpangan Dana-desa tiyuh panaragan yang berpotensi membuat kerugian Uang dengara hingga ratusan juta tersebut masih terus ditangani oleh pihak kejari Tuba tinggal menunggu keterangan bidan desa yang sebelumnya mangkir dari panggilan,” paparnya.
Sandi Chandra Pratama menyatakan pihaknya akan terus mengawal proses demi proses kasus dugaan korupsi yang di lakukan Fajar Akhmad Efendi kepalo Tiyuh Panaragan hingga tuntas untuk memberikan efek jera bagi kepalo tiyuh yang lainnya di Tubaba.
“kita apresiasi keseriusan APH kejari tuba yang sudah bekerja keras Secara prafisional dalam menagani dugaan korupsi dana -desa tiyuh panaragan,mengingat selama ini belum satupun kepalo tiyuh/desa di kabupaten Tubaba yang tersentuh oleh hukum akibat menyahgunakan Dana-desa selama ini,”pungkasnya.(SP).