Lampung Barat (MDSnews) – Dalam rangka mewujudkan komitmen Tinggi Lampung Barat, mendukung pemenuhan perlindugan anak, Dinas Penanggulangan Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA) Lampung Barat mengadakan Evaluasi terhadap Penilaian Kabupaten Layak Anak ( KLA) tahun 2022, di Aula Bappeda Lampung Barat, Selasa (8/2).
Plt. Kadis Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lampung Barat M. Danang Harisuseno, S. Ag. MH mengatakan, bahwa Kabupaten Layak Anak ini diberikan kepada daerah yang memiliki komitmen yang tinggi untuk mendukung pemenuhan perlindungan anak melalui proses yang dilakukan oleh Tim khusus yang dibentuk oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
“Untuk Lampung Barat, memperoleh predikat Pratama dengang nilai 580. Sebenarnya Lampung Barat pada verifikasi pertama mendapatkan predikat Nindya dengan nilai 880, akan tetapi pada verifikasi berikutnya ada beberapa bukti pendukung yang tidak sesuai dengan kriteria penilaian sehingga nilainya turun menjadi 580, dan mendapat predikat Pratama,”katanya.
Danang menambahkan bahwa dirinya beserta seluruh OPD pendukung akan berusaha meningkatkan prestasi di tahun ini dengan predikat Nindya, sesuai dengan target Renstra Kabupaten Lampung Barat.
Kemudian, Sekda Lampung Barat Drs. Adi Utama, menegaskan, agar seluruh OPD pendukung untuk dapat bekerja semaksimal mungkin demi mewujudkan prestasi terbaik untuk Lampung Barat dalam mewujudkan Lampung Barat sebagai Kabupaten Layak Anak di tahun 2022.
“Saya yakin kalau saudara menguasai Tupoksi di OPD masing- masing, maka pertanyaan-pertanyaan yang diberikan akan bisa kita jawab. Paling tidak kalau saudara bisa menjawab dan melengkapi dokumen tersebut, 50% dari tupoksi di OPD saudara sudah bisa saudara kuasai, “Tegas Adi.
Kabid Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Anak Nilawati, SH. juga memaparkan, terkait teknik pengisian, tatacara pengaploadan serta bukti-bukti pendukung apa saja yang harus dilampirkan.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekda Lampung Barat Drs. Adi Utama, Para Pejabat Esselon 3 di seluruh OPD, para operator dan seluruh steakholder yang ada keterkaitan dengan penilaian tersebut. (Frans)