Tulang Bawang Barat (MDSnews) – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN ) 1 Tumijajar Kabupaten Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung terus melakukan berbagai inovasi upaya pembinaan kepada para siswanya untuk mengukir berbagai pretasi baik di bidang akademik maupun non akademik sejak Tahun ajaran baru di mulai.
Kepala SMAN 1 Tumijajar Mohd Najamuddin,M,Pd, mengatakan “Program pembinaan terhadap siswa dan siswi disekolahnya tersebut sudah dilakukannya secara mendalam sejak kelas X,” Ungkapnya saat ditemui Medinas Lampung di ruang kerjanya, Rabu (20/7/22).
” Pembinaan awal kepada siswa kami lakukan melalui MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) dengan melibatkan institusi TNI dan Polri, serta Kejaksaan sebagai pemateri. TNI memberikan materi disiplin melalui pelatihan baris berbaris, Polri memberikan materi lalu lintas dan narkoba, dan Kejaksaan memberikan materi pemahaman tentang hukum,” Ungkapnya.
Mantan wakil Kepala SMAN 5 Bandar Lampung itu juga berharap, materi yang diberikan dalam kegiatan MPLS tersebut dapat menambah pengetahuan khususnya bagi siswa baru.
” Untuk meningkatkan prestasi bidang akademik, sejak kelas X kami sudah membentuk kelas percontohan, khusus bagi siswa-siswa berprestasi yang akan berkompetisi mendapatkan nilai terbaik, Sedangkan di-setiap kelas lainnya pembinaan prestasi dilakukan terhadap siswa peraih peringkat 15 besar. Hal tersebut kami lakukan untuk menjaring sekaligus mempersiapkan siswa -siswa yang akan meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi,”Cetusnya
Pihaknya juga mengutarakan untuk siswa kelas XII akan dilakukan pemetaan secara khusus dengan memanggil orang tua siswa untuk memastikan perguruan tinggi dan jurusan apa yang di minati oleh siswa sekaligus kesiapan orang tua dalam membiayai anaknya nanti.
“Di program ini kita sudah bisa memastikan berapa persentase siswa yang meneruskan kuliah dan tidaknya,” Paparnya
Guna menambah minat siswa untuk kuliah pihaknya juga telah membuat program OSK (Orientasi Studi Kampus) untuk mengenalkan Universitas terkemuka di Indonesia.
” Untuk siswa yang tidak ataupun belum bisa melanjutkan kuliah, pihak sekolah memberikan berbagai pelatihan kewirausahaan sebagai bekal setelah lulus sekolah. Materi kewirausahaan yang kita berikan meliputi pertanian, broadcasting, desain grafis, sablon dan sejumlah keterampilan lainnya,” Imbuhnya.
Terkait mekanisme penerimaan siswa baru Najamuddin menjelaskan sebanyak 340 siswa di terima melalui pendaftaran online melalui Website yang di kelola oleh Dinas Pendidikan Provinsi Lampung.
“Penerimaan siswa melalui 4 jalur, yakni zonasi 50%, prestasi akademik 15%, prestasi non akademik 15%, afirmasi 15%, dan perpindahan mutasi orang tua 5%,” Jelasnya.
Sedangkan untuk pembiayaan Pendidikan pihaknya mengacu Peraturan Gubernur Lampung Nomor: 61 Tahun 2020 tentang Peran Serta Masyarakat Dalam Pendanaan Pendidikan (PSMPP) pada Satuan Pendidikan Menengah Negeri dan Satuan Pendidikan Khusus Negeri di Lampung. Kebijakan tersebut ditetapkan dan diundangkan pada 4 November 2020 yang lalu.
” Pergub Lampung itu disusun sebagai pedoman bagi satuan Pendidikan dalam pelaksanaan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan Pendidikan pada Satuan Pendidikan Menengah Negeri dan Satuan Pendidikan khusus Negeri. Peran serta masyarakat dalam pendanaan Pendidikan SMA, SMK, dan SLB Negeri di Lampung diperuntukkan membantu peningkatan layanan pendidikan bermutu dan berkeadilan. Besarnya nilai PSMPP tersebut di tentukan berdasarkan kebutuhan anggaran sekolah per tahunnya yang di susun dalam Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS) yang akan di usulkan kepada Komite dan selanjutnya di paparkan dalam rapat komite bersama wali murid,”Ulasnya.
Dia juga mengungkapkan nilai PSMPP tersebut tidak bersifat baku, tapi disesuaikan dengan kesanggupan orang tua siswa.
“Dana itu selain untuk menggaji guru honorer yang tidak bisa di bayar dengan Dana BOS, juga untuk pembiayaan kegiatan berbagai ekstrakurikuler siswa, fasilitas pendukung sekolah dan lainnya yang semuanya tertuang secara rinci dalam RKAS. Sekolah juga memberikan keringanan kepada siswa kurang mampu, bahkan menggratiskan biaya Pendidikan kepada siswa yatim piatu Saat ini terdapat Dua siswa yatim piatu yang kami gratiskan biaya sekolahnya,” Pungkasnya. (PN)