Tanggamus (Medinas_News) — Hujan deras yang mengguyur wilayah barat Kabupaten Tanggamus selama tiga hari berturut-turut, sejak Kamis hingga Sabtu (28–30/08/2025), membawa duka bagi masyarakat. Kecamatan Kotaagung Timur, Kotaagung Pusat, Kotaagung Barat, Wonosobo, Semaka, BNS hingga Pematang Sawa menjadi daerah yang terdampak.
Dari pantauan wartawan Medinas Lampung, beberapa titik terparah terjadi di Kecamatan Kotaagung Timur dan Kotaagung Pusat, di mana air meluap ke pemukiman warga. Rumah-rumah tergenang, akses jalan juga tergenang air yang cukup tinggi dan aktivitas masyarakat terhenti.
“Sudah tiga hari kami dihantui air yang makin naik. Kami cemas, takut kalau hujan tidak berhenti. Anak-anak pun jadi gelisah,” ujar Udin, warga Kotaagung Pusat, dengan wajah murung, Sabtu (30/08/2025).
Rasa khawatir warga semakin bertambah karena genangan banjir tidak hanya merusak perabotan rumah, tetapi juga mengancam keselamatan mereka. Beberapa keluarga terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat yang lebih aman.
Hujan yang tak kunjung reda membuat sebagian warga hanya bisa pasrah. Mereka berharap pemerintah daerah segera turun tangan memberikan bantuan, terutama makanan, selimut, dan tempat tinggal darurat bagi warga terdampak.
“Kami benar-benar butuh uluran tangan. Banjir ini bukan yang pertama, tapi kali ini lebih parah. Kami takut air makin tinggi,” ungkap Zamroli warga Kotaagung Timur dengan suara bergetar.
Hingga berita ini diturunkan, hujan masih mengguyur ringan di sebagian wilayah. Masyarakat Tanggamus bagian barat hanya bisa berdoa agar cuaca segera membaik dan banjir cepat surut, sebelum membawa dampak yang lebih besar lagi.
Jurnalis : (Erwin).