Tanggamus (Medinas_News) — Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Tanggamus, Riza Husna, S.Ag., M.M., mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak lagi menyebarkan video maupun gambar terkait peristiwa meninggalnya dua bocah di kawasan wisata Air Terjun Way Lalaan, Kecamatan Kota Agung.
Himbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap keluarga korban, yang telah menyatakan keikhlasan atas musibah tersebut. Namun demikian, penyebaran ulang konten visual peristiwa duka dinilai dapat kembali melukai perasaan keluarga yang ditinggalkan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat agar menghentikan penyebaran video dan foto kejadian tersebut. Mari kita jaga perasaan keluarga korban dan menghormati duka yang tengah mereka alami,” ujar Riza Husna, Jumat (09/01/2026).
Riza menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan musibah yang tidak diharapkan oleh siapa pun. Oleh karena itu, sudah sepatutnya masyarakat menunjukkan sikap bijak, empati, dan rasa kemanusiaan, terutama dalam menggunakan media sosial.
Selain itu, pihak Disparekraf bersama jajaran juga mengingatkan para pengunjung wisata agar selalu mengutamakan keselamatan, khususnya saat beraktivitas di kawasan wisata alam yang memiliki potensi risiko, seperti aliran sungai dan air terjun.
“Kejadian ini menjadi pelajaran bersama. Kami mengimbau orang tua agar selalu mengawasi anak-anaknya, serta pengunjung untuk mematuhi aturan dan rambu keselamatan di lokasi wisata,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Tanggamus berharap masyarakat dapat berperan aktif menciptakan ruang digital yang sehat, tidak memperkeruh suasana duka, serta turut mendoakan agar keluarga korban diberi kekuatan dan ketabahan.
Jurnalis : (Erwin).