Audit Korpri Didalami Inspektorat, Sorotan Kritis Mengarah ke Pimpinan Korpri.

DAERAH HOME LAMPUNG Tanggamus TERBARU

Tanggamus (Medinas_News) — Perintah audit Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Tanggamus yang diumumkan secara terbuka dalam apel mingguan kini memasuki fase krusial. Inspektorat Kabupaten Tanggamus memastikan sedang mendalami secara serius aliran dana iuran Korpri, menyusul sorotan keras dari ASN dan publik.

Plt. Inspektur Inspektorat Kabupaten Tanggamus, Gustam Apriansyah, menegaskan bahwa pihaknya masih menelusuri ke mana dana Korpri bermuara dan bagaimana pengelolaannya.

“Masih dilakukan pendalaman, termasuk ke mana dana Korpri itu,” ujar Gustam, Selasa (13/02/2026).

Audit ini merupakan tindak lanjut langsung dari perintah Ketua Korpri Kabupaten Tanggamus yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda). Sejak awal, situasi ini telah memicu pertanyaan publik soal akuntabilitas, mengingat ketua organisasi sekaligus menjadi pihak yang memerintahkan audit terhadap organisasinya sendiri.

Gustam juga menjelaskan bahwa pemotongan iuran Korpri dilakukan secara sistemik melalui Bank Lampung, berdasarkan surat edaran resmi. Pemotongan tersebut menyasar PNS dari golongan II hingga golongan IV, dan berlangsung rutin setiap bulan.

Sementara untuk ASN PPPK, Inspektorat mengaku belum memperoleh kepastian apakah pemotongan juga dilakukan secara otomatis melalui Bank Lampung.

“Sejauh ini pemotongan yang kami ketahui baru terhadap PNS, dari golongan II sampai golongan IV,” tambahnya.

Pernyataan ini justru menguatkan sorotan ke pucuk pimpinan Korpri, sebab kebijakan pemotongan dan pengelolaan iuran berada dalam rantai komando organisasi Korpri yang diketuai Sekda.

Kini publik menunggu lebih dari sekadar proses audit. Pertanyaan yang mengemuka semakin tajam:

berapa total dana iuran yang terkumpul, dikelola untuk apa, dan sejauh mana Ketua Korpri mengetahui serta bertanggung jawab atas seluruh mekanismenya..?

Audit yang awalnya diumumkan sebagai langkah korektif kini berubah menjadi ujian kepemimpinan. ASN menanti keterbukaan, publik menuntut kejelasan, dan sorotan tak lagi bisa dialihkan ke level teknis semata.

Satu hal yang kini jelas..!!

Audit Korpri Tanggamus bukan hanya soal uang, melainkan soal keberanian pimpinan mempertanggungjawabkan kekuasaan yang dipegangnya.

Jurnalis : (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *