Banda Aceh (MDSnews) – Ketua Kwartir Daerah Lampung, kak Jihan Nurlela, Jum’at (23/1/2026) melakukan kunjungan ke Kwarda Aceh untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana. Turut mendampingi, Ketua Harian Kak Riski Sofyan, Sekretaris Kwarda kak Mubasit dan Angbid Abdimasgana kak Yovi Humara.
Kak Jihan mengatakan bahwa kehadirannya ke Kwarda Aceh merupakan bentuk empati dan kepedulian masyarakat Lampung terhadap saudara-saudara di Aceh yang sedang diuji bencana. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut dihantar langsung agar bisa segera disalurkan kepada masyarakat yang paling membutuhkan.
“Kami sangat sedih melihat kondisi Aceh. Karena itu, kami datang membawa bantuan dari Pramuka Lampung, semoga dapat meringankan beban para korban,” ujarnya.
Jihan juga menyoroti kebutuhan mendesak pascabencana, terutama untuk anak-anak sekolah yang kehilangan perlengkapan belajar dan seragam akibat banjir. Ia berharap bantuan yang diberikan mampu mendukung pemulihan di sektor pendidikan agar anak-anak dapat segera kembali bersekolah.
“Kami dapat laporan banyak anak butuh seragam baru. Semoga apa yang kami bawa hari ini bisa membantu mereka bangkit dan kembali belajar seperti biasa,” ucapnya.
Kedatangan Jihan diterima langsung oleh Sekda Aceh, M. Nasir, bersama jajaran Pemerintah Aceh, Ketua Harian Pramuka Aceh, Jufri Effendi, serta Kepala BPBA Aceh, Fahmi Ridwan.
Dalam pertemuan itu, Sekda Aceh M. Nasir menyampaikan apresiasi atas solidaritas yang ditunjukkan Kwarda Lampung. Ia menyebutkan bahwa dukungan yang datang dari berbagai pihak, termasuk provinsi lain, sangat membantu mempercepat proses pemulihan pascabencana.
“Kami atas nama Pemerintah Aceh mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Lampung. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat Aceh,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Harian Pramuka Aceh Jufri Effendi menjelaskan mekanisme penyaluran donasi dari Lampung. Ia menyebutkan donasi yang dihimpun melalui Kwarda Lampung dan diarahkan ke Aceh melalui dua jalur, yakni Rp 250 Juta Pemerintah Aceh dan 250 Juta Pramuka Aceh.
“Sebanyak Rp100 juta disalurkan melalui Kwarcab Aceh Tamiang, sementara Rp150 juta lagi akan kami distribusikan ke kabupaten/kota lainnya yang terdampak,” jelasnya.
Jufri merinci kegiatan turun sebelumnya ke Aceh Tengah dan Aceh Timur bahwa paket bantuan yang disusun Pramuka Aceh memiliki nilai yang cukup besar, yaitu Rp1.310.000 per paket, berisi perlengkapan dapur, kelengkapan tidur, alat kebersihan, pompa air, serta bahan pangan pokok. Bantuan ini akan terus disalurkan secara bertahap, terutama ke wilayah yang masih dalam masa perpanjangan status tanggap darurat. “Kami akan menyalurkan 75 paket ke Kota Langsa dan 60 paket ke Aceh Timur dalam waktu dekat,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan bahwa setelah pendistribusian ke wilayah-wilayah tersebut, Pramuka Aceh akan melanjutkan penyaluran bantuan ke Aceh Barat sebelum memasuki bulan Ramadan. Selain donasi dari Lampung, kata Jufri, terdapat pula sisa bantuan dari sumber lainnya yang juga akan segera dibagikan kepada daerah terdampak.
Untuk diketahui, Kwarda Lampung melakukan penggalangan dana bumbung kemanusiaan. Dana yang terkumpul sebanyak 500 juta yang di distribusikan melalui Kwarnas Gerakan Pramuka sebesar 250 juta dan langsung ke Kwarda Aceh sebesar 250 juta.(*)