Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, A.M Syafe’i, menghadiri Konferensi Wilayah (Konferwil) IV Pagar Nusa Provinsi Lampung yang digelar di Balai Guru Penggerak (BGP) Lampung, Selasa (10/02/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penetapan arah kebijakan kepengurusan lima tahun mendatang.
Konferwil IV yang mengusung tema
“Menjaga Tradisi, Merajut Persatuan, Menyongsong Kejayaan” diikuti pengurus dan anggota Pagar Nusa dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Forum musyawarah ini tidak hanya membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, tetapi juga merumuskan program kerja strategis guna memperkuat peran organisasi dalam pembinaan generasi muda.
Dalam sambutannya, A.M Syafe’i menegaskan komitmen DPRD Provinsi Lampung dalam mendukung organisasi kemasyarakatan berbasis budaya dan keagamaan yang berkontribusi menjaga harmoni sosial dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Menurutnya, Pagar Nusa memiliki peran penting tidak hanya dalam pengembangan seni bela diri pencak silat, tetapi juga dalam membentuk karakter generasi muda yang berlandaskan nilai keislaman dan semangat nasionalisme.
“Pagar Nusa memiliki peran penting dalam menjaga tradisi dan memperkuat persatuan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang. Kami di DPRD mendorong agar organisasi ini semakin mandiri dan profesional,” ujar AM Syafe’i di hadapan peserta Konferwil.
Ia menambahkan, keberadaan organisasi seperti Pagar Nusa menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang berintegritas, disiplin, dan memiliki kecintaan terhadap budaya bangsa. Terlebih di tengah tantangan globalisasi dan perubahan sosial yang cepat, peran organisasi kepemudaan dan keagamaan dinilai semakin relevan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, AM Syafe’i juga dilantik sebagai bagian dari kepengurusan Pimpinan Wilayah Pagar Nusa Lampung masa khidmat 2026–2031. Pelantikan itu menjadi simbol penguatan sinergi antara unsur legislatif dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, forum musyawarah secara aklamasi menetapkan Ahmad Basar sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Pagar Nusa Lampung periode 2026–2031. Kepengurusan baru diharapkan mampu membawa organisasi semakin solid, progresif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Ahmad Basar dalam pernyataannya menyampaikan komitmen untuk memperluas pembinaan kader di tingkat kabupaten/kota serta memperkuat program pelatihan dan kaderisasi. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi sebagai wadah pelestarian pencak silat sekaligus pembinaan akhlak dan karakter generasi muda.
Dengan terselenggaranya Konferwil IV ini, Pagar Nusa Lampung diharapkan semakin berperan aktif dalam penguatan sumber daya manusia, pelestarian budaya, serta menjaga persatuan dan kesatuan di Provinsi Lampung.