Setahun Saleh-Agus, Tanggamus Menyala: Pembangunan Melaju, Kesejahteraan Menguat.
Tanggamus (Medinas_News) — Menjelang genap satu tahun kepemimpinan Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi bersama Wakil Bupati Agus Suranto, Pemerintah Kabupaten Tanggamus menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan lintas sektor yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Di bawah duet kepemimpinan Saleh–Agus, arah kebijakan pembangunan Kabupaten Tanggamus tidak semata berfokus pada pembangunan fisik, namun juga menitikberatkan pada peningkatan kualitas hidup, kesejahteraan sosial, dan keberlanjutan lingkungan secara nyata dan terukur.
Capaian strategis terlihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tanggamus tahun 2025 yang mencapai 71,36, meningkat signifikan dari 70,54 pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan perbaikan kualitas sumber daya manusia dari aspek pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.
Pada saat yang sama, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 10,10 persen, turun dari 10,58 persen. Ketimpangan pendapatan pun semakin terkendali dengan Indeks Gini sebesar 0,222, sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terjaga di angka 3,44 persen. Pertumbuhan ekonomi Tanggamus tercatat stabil di kisaran 4,52 persen, dengan nilai investasi menembus Rp1,93 triliun.
Dari sisi fiskal, kinerja keuangan daerah menunjukkan tren positif. Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 mencapai Rp119,4 miliar, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024. Prestasi ini diperkuat dengan keberhasilan Kabupaten Tanggamus meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), setelah pada tahun sebelumnya memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
Komitmen terhadap reformasi birokrasi juga terus diperkuat melalui digitalisasi layanan pemerintahan. Pemkab Tanggamus menerapkan Aplikasi Absensi Fingerprint Online Terintegrasi guna meningkatkan disiplin ASN, transparansi, serta efisiensi tata kelola. Sistem ini memastikan data kehadiran ASN tercatat secara digital dan terintegrasi secara real time.
Di sektor ekonomi, penerapan OSS Risk Based Approach (OSS RBA) memberikan dampak positif bagi iklim usaha, khususnya dalam mempercepat proses perizinan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Tanggamus.
Capaian di bidang pelayanan publik juga menuai apresiasi nasional. Kabupaten Tanggamus meraih predikat “Sangat Baik” dari Kementerian Dalam Negeri untuk layanan publik sektor RSUD Batin Mangunang dan administrasi kependudukan. Pengakuan ini menegaskan komitmen Pemkab dalam menghadirkan layanan yang cepat, profesional, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.
Pada sektor pendidikan, Pemkab Tanggamus terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana. Sepanjang 2025, dilakukan rehabilitasi dan pembangunan ruang kelas pada 23 unit sekolah melalui APBD Kabupaten, serta 60 unit sekolah melalui Program Revitalisasi Pendidikan Kemendikdasmen RI, guna menciptakan lingkungan belajar yang layak, modern, dan berkualitas.
Sementara itu di sektor kesehatan, usia harapan hidup masyarakat Tanggamus mencapai 75 tahun, tergolong tinggi dan terus menunjukkan tren peningkatan. Hal ini mencerminkan membaiknya kualitas layanan kesehatan, akses medis, pemenuhan gizi, serta keberhasilan penurunan angka stunting.
Pembangunan infrastruktur juga berjalan masif. Selama 2025, Pemkab Tanggamus melakukan pembangunan dan peningkatan jalan di berbagai titik, perbaikan jembatan dan drainase, serta penambahan jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di tiga kecamatan.
Di bidang lingkungan hidup, pengelolaan sampah menunjukkan progres positif. Timbulan sampah sebesar 373,71 ton per hari ditangani melalui berbagai fasilitas pengolahan, termasuk perbaikan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kalimiring.
Dengan jumlah penduduk 662.542 jiwa, termasuk sekitar 68.700 jiwa keluarga miskin yang terus mendapat intervensi program, Pemerintah Kabupaten Tanggamus menegaskan komitmennya menjaga pembangunan tetap inklusif, melalui kolaborasi lintas pilar, partisipasi warga, transformasi digital, dan pelayanan publik yang berkelanjutan.
Dukungan terhadap Program Nasional Asta Cita Presiden juga diwujudkan melalui percepatan pembangunan KDMP Merah Putih, yang telah terportal di 81 pekon dan saat ini dalam proses pembangunan. Selain itu, dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat dengan 57 SPPG terdaftar, dimana 37 SPPG telah beroperasi dan melayani sekitar 101 ribu jiwa.
Dalam pengendalian inflasi, kinerja Pemkab Tanggamus patut diapresiasi. Sepanjang 2025, rerata Indeks Perkembangan Harga (IPH) year on year berada di angka 1,1 persen, menempatkan Kabupaten Tanggamus dalam 24 besar nasional serta menjadi salah satu kabupaten dengan IPH terbaik di Provinsi Lampung.
Berbagai capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa di bawah kepemimpinan Saleh–Agus, Kabupaten Tanggamus terus melaju menuju daerah yang maju, sejahtera, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Jurnalis : (Erwin).