Mesuji (Medinas_News) — Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 H, suasana haru dan kekhusyukan menyelimuti Satpas 2356 Sat Lantas Polres Mesuji, Simpang Pematang, Rabu sore (18/2/2026). Jajaran Sat Lantas Polres Mesuji menggelar doa bersama, pembacaan Surat Yasin, serta santunan anak yatim sebagai ikhtiar spiritual menyambut bulan penuh ampunan.
Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Mesuji, AKP Rudi S., S.H., M.H., mewakili Kapolres Mesuji, AKBP Dr. Muhammad Firdaus, S.I.K., M.H.. Turut hadir mendampingi, IPDA Johan Aesandi, S.H., M.H. (Kanit Turjawali), IPDA Ferdi Selfiawan (Kanit Regident), IPDA Ferdiyansyah, S.H. (Kanit Gakkum), seluruh personel, serta PHL Sat Lantas Polres Mesuji.
Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema khidmat, menyatukan doa dan harapan agar seluruh tugas pengabdian ke depan senantiasa diberkahi keselamatan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya menjaga ketertiban di jalan raya, tetapi juga menjaga nilai keimanan, kemanusiaan, dan kepedulian sosial.
Dalam sambutannya, AKP Rudi S., S.H., M.H. menyampaikan pesan dan amanah Kapolres Mesuji kepada seluruh personel:
“Bapak Kapolres Mesuji berpesan bahwa menyambut Ramadan harus dimulai dengan membersihkan hati dan memperkuat keimanan. Doa bersama dan santunan anak yatim ini adalah bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar batin, agar setiap langkah pengabdian Polri diberi perlindungan dan keberkahan oleh Allah SWT,” ujar AKP Rudi mewakili Kapolres.
Lebih lanjut, AKP Rudi menegaskan bahwa memuliakan anak yatim adalah perintah agama dan ladang amal jariah yang tak ternilai.
“Anak-anak yatim adalah titipan Allah. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan rasa empati, kasih sayang, dan kepedulian sosial kepada seluruh personel, agar nilai-nilai kemanusiaan selalu hidup dalam setiap pelaksanaan tugas,” tambahnya.
Kepemimpinan AKP Rudi S., S.H., M.H. pun menuai pujian. Sosoknya dinilai pantas diteladani, tidak hanya tegas dan profesional dalam tugas lalu lintas, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam membangun spiritualitas dan solidaritas internal. Di bawah arahannya, Sat Lantas Polres Mesuji tampil sebagai satuan yang disiplin, humanis, dan religius.
Santunan kepada anak-anak yatim menjadi momen paling mengharukan. Senyum dan doa mereka menjadi pengingat bahwa jabatan dan seragam adalah amanah untuk memberi manfaat seluas-luasnya bagi sesama.
Kegiatan ini sejalan dengan semangat Polri Presisi yang terus digaungkan oleh Polres Mesuji, yakni menghadirkan Polri yang dekat dengan Tuhan, dekat dengan masyarakat, dan tulus dalam pengabdian.
Menyambut Ramadan, Sat Lantas Polres Mesuji tak hanya menyiapkan strategi pengamanan lalu lintas, tetapi juga menyiapkan hati dan jiwa. Sebab keselamatan sejati berawal dari iman yang kuat dan niat yang lurus.
Jurnalis : (Erwin).