Kualitas Proyek Infrastruktur Jalan Di Kota Bandar Lampung Kembali Menuai Sorotan

Bandar Lampung DAERAH HOME LAMPUNG TERBARU

Bandar Lampung  (MDSnews) – Proyek pengaspalan jalan lingkungan di Perum Korpri, Kelurahan Korpri Raya, dilaporkan mengalami rusak berat hanya dalam kurun waktu satu minggu pasca-pengerjaan rampung. Berdasarkan pantauan langsung awak Media di Lokasi, Senin (02/03/2026).

Kondisi jalan di sekitar Blok A15 tampak sangat memprihatinkan, dengan ditemukan banyak retakan memanjang, lubang yang cukup dalam, hingga lapisan aspal yang mengelupas dan terbongkar di berbagai titik.

Tidak hanya itu, penampang aspal terlihat amblas dan bergelombang, dengan kondisi yang sangat visual ini memunculkan dugaan di kalangan warga setempat bahwa tidak ada proses pemadatan landasan yang memadai sebelum material aspal digelar, hingga mengakibatkan kerusakan dini, karna Diduga kuat terjadi akibat kelalaian teknis pelaksanaan di lapangan oleh pihak kontraktor.

Yanto, salah seorang warga setempat, membenarkan bahwa jalan tersebut langsung hancur tak lama setelah dibangun pada sekitar bulan Desember akhir tahun kemarin, Menurut kesaksian Yanto, proses pengaspalan terkesan dipaksakan dalam kondisi cuaca yang sangat tidak mendukung, “Iya, satu minggu setelah dibangun langsung rusak lagi, Pas mereka gelar aspal itu, kondisinya lagi hujan deras,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yanto menduga kerusakan diperparah oleh minimnya pengawasan Tonase kendaraan yang melintas saat aspal masih terbilang baru pengerjaan “Waktu itu ada mobil gede-gede Lewat ngangkut batu Bata dan material ke toko bangunan di ujung sebelah kanan, Kemungkinan karena bawa beban berat diluar kapasitas kekuatan jalan, makanya jalan pada ambles begini sampai ke sana-sana,” jelasnya.

Camat dan Dinas PU

Menanggapi keluhan warga tersebut, Camat Sukarame Vera Hidayanti, memastikan bahwa jajaran aparatur kewilayahan tidak tinggal diam, Ia menyatakan telah turun langsung bersama Lurah setempat untuk mengecek kondisi jalan yang dikeluhkan warga.

“Terkait jalan yang dimaksud, saya dan lurah sudah cek lokasi Jalan tersebut yang diperbaiki oleh Dinas PU pada akhir tahun 2025 kemarin, dan saat ini memang ada 4 sampai 5 titik kerusakan,” ujar camat.

Vera, juga membenarkan kesaksian warga terkait faktor cuaca. “Memang saat pengerjaannya hujan deras beberapa waktu lalu. Itu juga sudah kami laporkan ke Dinas PU, kabarnya akan segera diperbaiki Camat berharap jalan lingkungan tersebut harus benar-benar padat dan aspalnya bagus, ini kan buat warga,” terangnya.

Pemerintah Kota Bandarlampung melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) pun memastikan akan segera mengambil tindakan tegas, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Bina Marga Dinas PU Kota Bandarlampung, Rayu R. Warganegara, menegaskan bahwa pihaknya siap membenahi kerusakan jalan yang belum lama dibangun tersebut, Rayu memastikan Dinas PU akan mengevaluasi kinerja pihak pemborong yang terkesan asal-asalan.

“Nanti kami akan menegur rekanan (kontraktor) yang mendapatkan proyek pengerjaan jalan lingkungan ini, Apalagi ini ada keluhan warga, kami tentu tidak akan tinggal diam,” tegas Rayu.

Saat ini awak Media masih berupaya menghubungi pihak kontraktor pelaksana untuk meminta klarifikasi terkait dugaan kelalaian dan kesalahan teknis pengerjaan di lapangan tersebut,. Tutupnya ( RIFKI )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *