Aroma Busuk di Balik Mobil Dinas Tanggamus: Kabag Umum Diduga Kuasai 7 Kendaraan, BBM Mengalir ke Kantong Keluarga

DAERAH HOME LAMPUNG Tanggamus TERBARU

Tanggamus (Medinas_News) – Dugaan penyalahgunaan fasilitas negara kembali mencuat di lingkungan Sekretariat Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya mengungkap adanya praktik penguasaan sejumlah mobil dinas oleh Kepala Bagian Umum Setdakab Tanggamus.

Menurut sumber tersebut, setidaknya tujuh kendaraan dinas diduga berada di bawah kendali Kabag Umum dan tidak digunakan sebagaimana mestinya untuk kepentingan pemerintahan.

“Mobil-mobil itu tidak berada di kantor, tapi justru dititipkan di rumah warga dan keluarga di wilayah Gisting,” ujar sumber tersebut.

Adapun kendaraan yang disebut-sebut dikuasai antara lain Mitsubishi Pajero putih yang sebelumnya digunakan Dinas PU, dua unit Toyota Fortuner eks kendaraan asisten, Chevrolet Trailblazer putih yang dulu digunakan Bambang, Pajero lama eks milik Samsul, Nissan Navara double cabin, Toyota Innova, serta Nissan X-Trail.

Tidak hanya soal kendaraan, sumber tersebut juga menyinggung adanya dugaan permainan anggaran bahan bakar minyak (BBM).

“Uang bensin dan solar itu jadi bancaan. Mobilnya tidak dipakai untuk dinas, tapi anggaran BBM tetap berjalan,” ungkapnya.

Lebih jauh, narasumber juga menyoroti keberadaan tenaga outsourcing di Bagian Umum yang disebut-sebut merupakan keluarga dan kerabat dekat Kabag Umum.

“Outsourcing di bagian umum itu banyak dari keluarga sendiri. Jadi seolah-olah fasilitas dan anggaran diputar di lingkaran yang sama,” katanya.

Sumber tersebut juga menyebutkan bahwa Bupati Tanggamus diduga tidak mengetahui kondisi tersebut, namun pihak internal pemerintahan disebut-sebut telah mengetahui persoalan ini.

Hingga berita ini diturunkan, Kabag Umum Setdakab Tanggamus maupun pihak Sekretariat Daerah belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

Publik berharap adanya penelusuran dan audit serius terhadap penggunaan kendaraan dinas serta anggaran BBM di lingkungan Setdakab Tanggamus agar tidak terjadi penyalahgunaan fasilitas negara.

Jurnalis : (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *