KATIBUNG, Lampung Selatan – Pemerintah Desa (Pemdes) Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung, menggelar kegiatan Sapariramadhan yang dirangkai dengan pemberian santunan kepada 66 anak yatim, pada Jumat sore (13/3/2026) di Masjid ARahman, di Dusun Rangai Utara RT/RW 002/002, dalam rangka memaknai bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Kegiatan sosial dan keagamaan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Rangai Tritunggal Rusda, para perangkat desa, kepala dusun, ketua RT, tokoh agama Ustaz Asef Nasrudin, para anak yatim penerima santunan, serta masyarakat setempat yang turut memadati masjid untuk mengikuti rangkaian acara.
Kepala Desa Rangai Tritunggal, Rusda, menyampaikan bahwa kegiatan santunan kepada anak yatim merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan setiap bulan Ramadhan sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah desa sekaligus wujud nyata semangat berbagi kepada sesama.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan nilai kepedulian dan kebersamaan. Santunan ini mungkin tidak besar, namun kami berharap dapat memberikan kebahagiaan serta menjadi ladang keberkahan bagi kita semua di bulan suci Ramadhan,” ujar Rusda.
Ia menambahkan, kegiatan Sapariramadhan juga menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah desa dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas keimanan melalui ibadah bersama.
“Selain berbagi dengan anak yatim, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi masyarakat serta memperkuat kebersamaan melalui sholat berjamaah di Masjid ARahman yang menjadi pusat kegiatan keagamaan warga,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Asef Nasrudin juga menyampaikan tausiyah atau siraman rohani kepada jamaah dengan tema “Anak Sholeh dan Sholehah”, yang menekankan pentingnya menanamkan nilai ketaatan kepada orang tua serta kepatuhan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan kehangatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi, kepedulian sosial, serta nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh dan menjadi tradisi baik yang diwariskan kepada generasi berikutnya di Desa Rangai Tritunggal. (Red).