Jembatan Ulu Semong, Simbol Harmoni Pembangunan: Sinergi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk dan Pemkab Tanggamus Mengalirkan Harapan Baru

DAERAH HOME LAMPUNG Tanggamus TERBARU

Ulubelu, Tanggamus (Medinas_News) — Di tengah bentang alam Ulubelu yang menyimpan kekayaan energi bumi, sebuah jembatan kini berdiri kokoh, bukan hanya sebagai penghubung dua wilayah, tetapi sebagai simbol kuat kolaborasi dan harmoni pembangunan. Jembatan Ulu Semong menjadi bukti nyata bahwa kemajuan lahir dari kebersamaan.

Peresmian jembatan ini dilakukan langsung oleh Moh. Saleh Asnawi bersama jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, serta manajemen PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Ulubelu. Momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan bahwa pembangunan daerah adalah hasil sinergi yang saling menguatkan.

Jembatan yang menghubungkan Desa Ulu Semong dan Desa Petai Kayu ini dibangun melalui alokasi bonus produksi PGE Area Ulubelu, namun keberhasilannya tidak lepas dari dukungan, perencanaan, serta komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam mendorong pemerataan pembangunan.

Di bawah kepemimpinan direksi yang visioner, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk terus menunjukkan jati dirinya sebagai perusahaan energi hijau yang tidak hanya berorientasi pada eksplorasi sumber daya, tetapi juga pada keberlanjutan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Namun, langkah besar tersebut berjalan seiring dengan arah pembangunan daerah yang digagas pemerintah.

Bupati Moh. Saleh Asnawi dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran jembatan ini merupakan jawaban atas harapan masyarakat, sekaligus wujud nyata kolaborasi yang saling melengkapi.

“Ini adalah bukti bahwa ketika pemerintah dan dunia usaha berjalan bersama, maka hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat. Jembatan ini bukan hanya mempermudah akses, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, Pjs. General Manager PGE Area Ulubelu, Rizaldy, menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah daerah.

“Kami hadir untuk tumbuh bersama masyarakat dan pemerintah. Bonus produksi yang dikelola menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata kami dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya.

Dengan nilai pembangunan lebih dari Rp5 miliar, jembatan ini kini menjadi urat nadi baru bagi aktivitas warga. Mobilitas semakin lancar, distribusi hasil pertanian semakin efisien, dan roda perekonomian pun mulai bergerak lebih dinamis.

Tak hanya infrastruktur, sinergi ini juga tercermin dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat yang terus digalakkan oleh PGE Area Ulubelu, mulai dari inovasi budidaya melon berbasis energi panas bumi, hingga pembinaan kelompok tani dan pengolahan limbah menjadi produk bernilai ekonomi.

Semua ini menjadi satu rangkaian cerita besar: tentang kolaborasi, tentang kepedulian, dan tentang masa depan.
Jembatan Ulu Semong kini bukan sekadar bangunan fisik. Ia adalah simbol bahwa ketika pemerintah dan perusahaan bersatu dalam visi yang sama, maka harapan masyarakat tidak lagi sekadar angan, melainkan kenyataan yang bisa dilalui, setiap hari.

Jurnalis : (Erwin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *