Tanggamus (Medinas_News) — Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Tanggamus tampil inovatif dalam gelaran Tanggamus Expo 2026 dengan menghadirkan fasilitas videobooth 360 yang menjadi daya tarik pengunjung di Lapangan Tangsi.
Wahana videobooth 360 ini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana promosi destinasi wisata dan ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Tanggamus. Melalui konsep visual yang menarik, pengunjung dapat berfoto sekaligus mengenal berbagai potensi daerah.
Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata, Sarif Hidayat Bangsawan, yang mewakili Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marhasan Samba, menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari strategi promosi pariwisata dan ekonomi kreatif yang lebih modern dan interaktif.
“Melalui videobooth 360 ini, kami ingin menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Tidak hanya berfoto, tetapi juga secara tidak langsung memperkenalkan destinasi wisata unggulan dan potensi ekonomi kreatif yang dimiliki Kabupaten Tanggamus,” ujarnya.
Selain promosi wisata, stand Dinas Pariwisata juga memperkenalkan beragam kuliner khas Tanggamus yang menjadi kebanggaan daerah. Di antaranya makanan khas seperti Cubik, serta hidangan tradisional seperti Sop Nibung atau Sop Ikan Marlin yang menggugah selera.
“Ini bagian dari upaya kami dalam memperkenalkan kekayaan kuliner lokal kepada masyarakat luas. Kuliner adalah bagian penting dari pariwisata yang harus terus kita angkat,” tambahnya.
Tak hanya itu, pihak Dinas Pariwisata juga menyediakan kotak kritik dan saran sebagai bentuk keterbukaan terhadap masukan dari masyarakat, guna meningkatkan kualitas pelayanan dan pengembangan sektor pariwisata ke depan.
Menurut Syarif, keikutsertaan dalam Tanggamus Expo 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat promosi daerah secara menyeluruh.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga semakin mengenal potensi wisata, ekonomi kreatif, hingga kuliner khas Tanggamus. Harapannya, ini bisa mendorong peningkatan kunjungan wisata dan pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.
Jurnalis : (Erwin).