Jakarta (Medinas_News) — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan PROPER Emas untuk Area Kamojang dan Area Ulubelu pada 7 April 2026.
Penghargaan ini menjadi yang ke-15 berturut-turut bagi Kamojang dan ke-4 berturut-turut bagi Ulubelu, sekaligus menegaskan konsistensi PGE dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Direktur Utama PGE, Ahmad Yani, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam mengoptimalkan pengelolaan energi panas bumi secara berkelanjutan dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa operasional panas bumi yang kami jalankan tidak hanya berfokus pada produksi energi bersih, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Di Area Kamojang, PGE menghadirkan inovasi program KANYAAH yang mengintegrasikan sektor pertanian dan perikanan berbasis panas bumi. Program ini memanfaatkan energi panas bumi secara langsung untuk mendukung produksi pupuk organik, budidaya tanaman hortikultura, hingga pengembangan perikanan.
Hingga saat ini, program tersebut telah menghasilkan ratusan ton pupuk organik yang dimanfaatkan pada lahan pertanian masyarakat. Selain itu, sektor perikanan juga mengalami peningkatan produktivitas, baik dari sisi bobot hasil panen maupun percepatan waktu panen. Program ini turut memberikan dampak ekonomi bagi ribuan masyarakat dengan nilai manfaat yang signifikan.
Sementara itu, Area Ulubelu di Provinsi Lampung terus menunjukkan kontribusinya melalui inovasi teknologi dan program sosial. Inovasi STREAM mampu mengoptimalkan pemanfaatan uap panas bumi sekaligus menurunkan emisi dalam jumlah besar, sehingga mendukung upaya dekarbonisasi.
Di sisi lain, program SAI BUMI JEJAMA mengembangkan sistem pertanian dan perikanan berkelanjutan berbasis energi panas bumi. Program ini mampu menghasilkan produksi ikan, sayuran, serta pupuk organik yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.
Dengan kapasitas terpasang sebesar 220 MW, Area Ulubelu juga berperan penting dalam menyuplai sekitar 20 persen kebutuhan listrik di Lampung. Hal ini menunjukkan bahwa energi panas bumi tidak hanya menjadi solusi energi bersih, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Sebagai bagian dari PT Pertamina (Persero), PGE saat ini mengelola sejumlah wilayah kerja panas bumi dengan kontribusi besar terhadap kapasitas nasional. PGE juga terus memperkuat perannya dalam mendukung target penurunan emisi karbon serta mewujudkan visi Indonesia menuju net zero emission.
Ke depan, PGE berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi berbasis energi panas bumi serta memperluas dampak positif bagi masyarakat. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun kemandirian energi, menjaga kelestarian lingkungan, serta meningkatkan ketahanan pangan nasional.
Jurnalis : (Erwin).