Tanggamus (Medinas_News) — Asa besar mulai dinyalakan. Asosiasi Futsal Kabupaten Tanggamus resmi menggelar Training Center (TC) tahap awal sebagai bagian dari seleksi atlet futsal putra dan putri untuk menghadapi Porprov Lampung 2026.
Kegiatan ini berlangsung di GOR Tanggamus pada Minggu, 12 April 2026, pukul 13.00 WIB hingga selesai, menjadi langkah awal dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh penjuru Kabupaten Tanggamus.
Sebanyak 56 atlet muda ambil bagian dalam TC perdana ini, terdiri dari 31 atlet putra dan 25 atlet putri. Mereka merupakan hasil penjaringan dari berbagai sekolah yang telah menerima surat pemanggilan resmi.
Para peserta didominasi oleh pemain kelahiran tahun 2008, 2009, 2010, dan 2011, generasi muda yang diharapkan mampu menjadi tulang punggung tim futsal Tanggamus di ajang bergengsi tersebut.
TC tahap awal ini bukan sekadar latihan, melainkan proses seleksi ketat untuk mengukur kualitas teknik, fisik, mental, serta daya juang para atlet. Atmosfer latihan di GOR Tanggamus terasa penuh semangat dan kompetitif, di mana setiap pemain berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya demi satu tujuan: mengenakan jersey kebanggaan Kabupaten Tanggamus.
Salah satu pelatih futsal Tanggamus, Rahmat, menegaskan bahwa seleksi ini akan berjalan objektif dan profesional.
“Ini adalah tahap awal untuk melihat karakter pemain. Kami mencari bukan hanya yang punya skill, tapi juga disiplin, kerja keras, dan mental pantang menyerah. Siapa yang serius, dia yang akan bertahan. Kami ingin tim ini diisi oleh pejuang sejati,” ujarnya penuh semangat.
Sementara itu, salah satu pengurus AFK Tanggamus, Heru, yang mewakili Ketua AFK Reza Dinata, menekankan bahwa TC ini menjadi fondasi menuju prestasi.
“GOR Tanggamus hari ini menjadi saksi awal perjalanan panjang tim futsal kita. Dari sini akan lahir pemain-pemain terbaik yang siap membawa nama Tanggamus ke level yang lebih tinggi. Kami ingin membangun tim yang solid, berkarakter, dan siap bertarung di Porprov,” tegasnya.
Lebih dari sekadar seleksi, TC ini adalah titik awal mimpi besar. Keringat yang jatuh di lapangan GOR Tanggamus menjadi simbol perjuangan, bahwa tidak ada keberhasilan tanpa proses.
Kini, harapan itu ada di kaki-kaki para atlet muda, untuk berlari lebih cepat, bertarung lebih keras, dan membuktikan bahwa Tanggamus siap bersaing di panggung Porprov Lampung 2026.
Semangat telah dinyalakan. Perjuangan dimulai dari sini. Dan Tanggamus… siap mengguncang arena.
Jurnalis : (Erwin).