Lampung Utara (MDs_News) – Taman Olah Seni (TOS) Kotabumi kini jadi lahan semak belukar yang memprihatinkan. Panggung seni yang dulu ramai kini dibiarkan rusak, picu kemarahan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.
Sekretaris Daerah (Sekda) Intji Indriati mendesak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) untuk segera benahi. “Kami mendorong Disbudpar lebih proaktif siapkan rencana perbaikan. TOS harus kembali jadi pusat kreativitas anak muda dan penggerak seni daerah,” tegasnya di Kotabumi, Senin (13/4/2026).
Pantauan di lokasi hari yang sama menunjukkan kondisi menyedihkan. Semak belukar menutupi panggung utama, atap reruntuhan berserakan di belakang, dan sampah menumpuk. Kamar mandi penuh coretan, jauh dari nuansa artistik. Ironis, gedung perpustakaan modern berdiri megah di sebelahnya.
Dulu di era 2000-an, TOS ramai dengan musik dan latihan teater. “Sekarang orang takut masuk, khawatir ular di semak,” kata warga sekitar.
Masyarakat bertanya, soal kinerja Disbudpar sebagai pengelola. Meski anggaran Rp 6,4 miliar, fasilitas ini dibiarkan membusuk bertahun-tahun. Hingga kini, Disbudpar belum beri respons. (Rma)