KPK Akan Dalami Kasus Dugaan Gratifikasi di Lampung Selatan

Bandar Lampung HUKUM & KRIMINAL TERBARU

Bandar Lampung (MDSnews) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mendalami keterlibatan pihak lain kasus dugaan gratifikasi di Lampung Selatan. Fakta persidangan mengungkap dugaan keterlibatan Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto.

Kasus yang bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 27 Juli 2018 itu merupakan kelanjutan setelah kasus sebelumnya memperoleh putusan hukum tetap atau inkrah.

Dalam perkara tersebut, penyidik KPK telah melakukan pengembangan dengan memeriksa tiga orang yakni Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto (saat ini menjabat sebagai Bupati lampung Selatan definitif).

Kemudian Hermansyah Hamidi, mantan Kepala Dinas PUPR Lampung Selatan, Syahroni, mantan Kepala Dinas PUPR Lamsel, Keduanya telah divonis oleh PN Tipikor Tanjung Karang dengan putusan inkrah.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan pihaknya masih mempelajari kembali putusan majelis hakim dalam perkara dugaan gratifikasi mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan Syahroni dkk.

“Perkara dengan terdakwa Syahroni DKK, saat ini telah memiliki kekuatan hukum tetap,” ujar Ali saat dihubungi AKURAT.CO, Jakarta, Selasa (31/8/2021).

Pihaknya akan kembali mempelajari kasus ini apakah ada dugaan keterlibatan pihak lain, dalam hal ini sang bupati Lampung Selatan dalam perkara tersebut setelah adanya fakta baru di persidangan.

“Sejauh ini kami masih akan pelajari kembali putusan majelis hakim apakah ada dugaan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut,” ucap Ali Fikri.

Menurut Ali, bahwa fakta sidang terkait aliran dana atau gratifikasi, tidak kemudian serta merta menjadi fakta hukum baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *