Wisata KRL Kembali Dibuka Untuk Umum

DAERAH HOME Lampung Barat Pariwisata TERBARU

Lampung Barat, (MDSnews) – Wisata Kebun Raya Liwa, Lampung Barat, kembali dibuka untuk umum sejak sepekan silam ini setelah beberapa waktu lalu ditutup akibat pandemi Covid-19 dan Lambar masuk dalam zona merah.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang keryawan kebun Raya Liwa Febriyansah mewakili kepala UPTD Kebun Raya Liwa Yoga Sugama. Selasa (20/04/2021)

“Saat ini Kebun Raya Liwa (KRL) sudah mulai dibuka secara umum dan sudah mulai banyak pengunjung apa lagi pada sore hari dibulan suci ramadhan ini bnyak keluarga yang datang ngabuburit menjelang buka puasa,” ungkapnya.

Objek wisata sekaligus tempat konservasi tumbuhan itu, dibuka kembali saat ini juga ada beberapa catatan yang harus dipenuhi manajemen Kebun Raya Liwa dalam membuka kembali tempat tersebut, salah satunya tentang pelaksanaan prosedur protokol kesehatan, yang mulai dibukak dari pukul 08:00 pagi sampai 16:00 sore.

Selama berada di Kebun Raya pengunjung diwajibkan untuk memakai masker serta selalu menjaga jarak dan mencuci tangan terlebih dahulu tak lupa juga setiap pengunjung yang akan masuk kami selalu cek terlebih dahulu suhu tubuhnya.

“Selain itu kami juga informasikan tentang protokol kunjungan di kawasan Kebun Raya Liwa akan dipampangkan di titik-titik strategis, serta diinformasikan terus menerus secara berkala kepada pengunjung yang memasuki Kebun Raya Liwa,” tambahnya

Hal ini untuk memastikan semua protokol yang telah direncanakan dapat dijalankan dengan baik untuk mencegah penyebaran Virus Covid-19, selain itu bagi para pengunjung Kebun Raya Liwa untuk tiket nya berpereasi mulai dari dewasa sampai dengan anak-anak.

“Untuk tiket masuknya berpareasi mulai dari dewasa ditarik tiket sebesar Rp. 5000/ orang juga untuk anak-anak ditarik tiket sebesar Rp. 3000/orang yang berlaku selama satu hari penuh,” bebernya.

Harapannya, semoga pandemi ini cepat hilang dan tidak ada lagi dinegri ini sehingga kita bisa kembali seperti dulu lagi dan persiapan protokol kesehatan di Kebun Raya Liwa dilakukan agar dapat memberikan rasa nyaman dan menghindarkan wisatawan dari kemungkinan penularan virus covid-19 yang belum juga mereda saat ini,” ucapnya. (Erick)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *