Petani Sawit Pantura   Keluhkan Anjloknya Harga Jual Sawit 

DAERAH LAMPUNG Pringsewu TERBARU
Pringsewu (MDSnews) — Anjloknya harga jual buah sawit membuat warga masyarakat pagelaran utara kabupaten pringsewu lampung selaku petani sawit, masyarakat berkebun kelapa sawit bertumpu pada hasil penjualan sawit mengeluh dan berharap, pada pemerintah pasalnya harga jual buah sawit saat ini anjlok dan drastis mendadak jauh turun dari setandar harga jual sebelum nya.
Hal ini di kemukakan Rasono (36) petani sawit warga pekon Sumber bandung kecamatan pagelaran utara kabupaten pringsewu, anjlok nya harga nilai jual buah kelapa sawit ini sudah terjadi sejak 15 hari setelah lebaran idulfitri 1439H tahu ini.
“Lebih lanjut menurut Rasono, kami disini semua merasa rugi, dikarenakan harga sawit sangat tidak imbang dengan anggaran prawatan,akibat nya banyak nya pengeluaran baik itu biaya pemupukan,upah buruh panen sampai upah ojek pengangkut hasil panen, ‘jelas Rasono’
“Dikatakannya apalagi menghadapi musim kemarau, perawatan sawit harus betul-betul ekstra,jika batang sawit tidak betul-betul di rawat dengan baik pada saat musik kemarau, maka hasil buah akan gagal atau akan mendapatkan hasil yang tidak maksimal,”katanya”
Buah sawit yang menjadi harapan kami para petani kusus nya di sumber bandung ini,  betul-betul sangat membuat kami merasa terpukul, lebih-lebih nya lagi ketika buah sawit sedang produktip saat ini buah nya muncul dengat subur dan lebat, seketika harga nya turun serta anjlok dari harga Rp1250 sekarang hanya tinggal di hargai Rp800 hingga Rp 900 /kilo gram,ini apa apaan? ,ungkapnya.
Sambungnya kami erharap khususnya para petani sawit  sangat berharap agar pemerintah khusus nya wakil rakyat dapat mencarikan selusi supaya hasil sawit dapat standar kembali harga jualnya,”Harapnya”(MDSnewdDavit,s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *