Lampung Barat, (MDS News) – Komunitas Trail Jajaran Gudang (Trajang) Lampung Barat, menggelar bakti sosial dan doa bersamadi Basecamp 33 Kelurahan Way Mengaku Balikbukit, Rabu (11/11/2020).
Bakti sosial tersebut ditujuankan untuk Anak yatim piatu, Ustad dan Guru ngaji
Kegiatan ini dihadiri Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dan wakil Bupati Mad Hasnurin, Ketua MUI KH Jakfar Sodiq, ketua MPC NU, KH Danang Hari Suseno, ketua Dewan Dakwah KH Abdul Gani dan tokoh agama Kelurahan Way Mengaku Ustad Hernadi.
Bamsoed, Ketua Trajang mengungkapkan, awalnya komunitas penakluk alam dengan medan tanah, lumpur, turunan dan tanjakan tersebut akan main bareng dengan mengundang komunitas lain baik dari lokal maupun dari luar Lampung Barat.
“Tahun lalu, pada HUT Ke-1, kita ngetrail bareng, kegiatan tersebut akan kita lakukan lagi tahun ini, tetapi karena masih tingginya penyebaran dan penularan virus Covid 19, kegiatan tersebut ditiadakan dan di ganti dengan doa bersama serta santuan kepada anak yatim-piatu, ustad serta guru ngaji,” kata dia.
Khusus untuk menyantuni anak yatim-piatu, Trajang akan memberikan santunan dan bingkisan, sementara untuk kepada para ustad dan guru ngaji diberikan berupa tali asih.
“Doa bersama yang dipimpin oleh empat orang tokoh agama, dalam rangka memanjatkan doa, semoga selama menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama saat nge-trail, kita akan diberikan kelancaran, tanpa ada halangan, dan harapan kita Pandemi Virus Covid 19 yang menghantui kita saat ini segera berlalu,” jelasnya.
Menurut Bamsoed, santunan kepada anak yatim-piatu, sebagai bentuk kepedulian dan sarana berbagi seluruh anggota yang tergabung dalam Trajang. Dan perlu diketahui bahwa santunan tersebut merupakan agenda yang rutin dilakukan.
“Alhamdulillah, berkat kepedulian semua anggota Trajang, yang ganas ketika menaklukkan tantangan saat ngejalur, tetapi untuk urusan berbagi tetap menjadi prioritas, dan ini sebagi sumbangsih kami kepada masyarakat Lampung Barat,” ujarnya.(Frans/Kodri)