Pesawaran, (MDSnews) – Atas kinerjanya yang bagus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran mendapatkan Opini Sesuai Syariah berdasarkan hasil audit melalui Sistem Sistem Informasi Menajemen Baznas (SIMBA) yang tersentralisasi secara nasional.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran Abdul Hamid mengatakan, ini merupakan kali kedua BAZNAS Pesawaran raih Opini SESUAI SYARIAH berdasarkan hasil audit yang dilaksanakan oleh auditor independen dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Weddie Andriyanto dan Muhaemin, Bandar Lampung.
“Opini SESUAI SYARIAH diperoleh BAZNAS Pesawaran karena tidak hanya memperoleh penilaian bagus pada sisi keuangan tetapi sesuai juga dengan segi syariah islam,” ujarnya, Sabtu (03/03/2021).
Tidak hanya itu, setelah laporan hasil pemeriksaan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, BAZNAS Pesawaran menerima penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Alhamdullilah kami menerima penghargaan Opini WTP, ini merupakan kali kedua kami menerima WTP itu artinya penyerapan dan pengelolaan manajemen BAZNAS benar-benar teruji dengan baik,” kata dia.
“Semoga dengan hal ini, kepercayaan masyarakat kepada kami untuk berzakat, berinfak dan bersodaqoh akan meningkat,” tambahnya.
BAZNAS Kabupaten Pesawaran menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) pada tanggal 25 Februari 2021 dengan disaksikan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial dan Kemasyarakatan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran Razak.
Menurutnya, saat proses audit BAZNAS Pesawaran diaudit secara menyeluruh pada setiap penggunaaan dana yang diterima dan dikelola.
“Sebelum dilaksanakannya proses audit dilakukan penandatanganan Memory of Understanding (MoU) terlebih dahulu, baru setelah itu dilakukan perhitungan fisik uang kas yang dimiliki BAZNAS Kabupaten Pesawaran lalu audit fisik bangunan serta santunan lainnya dilakukan pemeriksaan secara detail,” ujarnya.
Lanjutnya, BAZNAS Kabupaten Pesawaran sudah melakukan sosialisasi ke desa-desa terutama ke aparatur desa agar ikut aktif bergabung mendukung BAZNAS. “Sampai saat ini sudah ada beberapa pemerintah desa yang ikut mendukung kegiatan yang dilaksanakan BAZNAS Kabupaten Pesawaran,” ujarnya.
Abdul Hamid juga mengungkapkan harapannya agar semua desa bisa aktif mendukung agar BAZNAS bisa lebih cepat memberikan santunan sesuai dengan kebutuhan seperti, bedah rumah, memberikan santunan pendidikan, kesehatan dan santunan lain yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang masuk kedalam kategori asnaf. (Ram/Arf)