Manajemen Amburadul RSUD Ryacudu Kotabumi Antrian Online MJKN Hanya Omdo, Obat Diberikan Tanpa Kantong Plastik

HOME LAMPUNG Lampung Utara TERBARU

LAMPUNG UTARA (MDs_News) – Sistem pendaftaran online Mobile JKN (MJKN) di RSUD Ryacudu Kotabumi, Lampung Utara, yang diharapkan memudahkan pasien di era digital, malah jadi sumber kekecewaan. Antrian digital sering diabaikan, sementara obat-obatan diberikan begitu saja tanpa kantong plastik membuat pelayanan terkesan amburadul, (15/4/2026).

Pasien seperti Maria (45) merasakan frustasi langsung. “Padahal saya sudah daftar online, kok malah nggak dipanggil-panggil. Gak kayak rumah sakit lain,” keluhnya saat ditemui di lokasi.

Ronal (32) pun bernasib serupa, meski dapat nomor antrian 2 via MJKN, ia harus menunggu delapan pasien lain dilayani lebih dulu. “Apa gunanya daftar online kalau tidak sesuai” tanyanya kesal.

Keluhan tak berhenti di situ. Di apotek RS, pasien menebus obat tanpa kemasan apa pun. “Masa RS plat merah sekelas ini beli kantong plastik saja tidak sanggup. Kami bayar BPJS, hak kami dilayani layak,” geram seorang keluarga pasien yang enggan disebut namanya.

Direktur RSUD Ryacudu, Cholif Paku Alamsyah, mengakui masalah ini. “Sistem internal belum sepenuhnya terkoneksi dengan MJKN. Kami sudah panggil teknisi. Ada juga kendala lain seperti kekurangan petugas,” ujarnya.

Cholif menjanjikan perbaikan secepatnya, meski tak menyebut jadwal pasti.

Masalah ini menambah ketidakjelasan  RSUD Ryacudu. Sebelumnya, krisis obat kosong dan hilangnya alat radiologi misterius sempat ramai.

Sebagian besar masyarakat Lampung Utara kini menagih perombakan birokrasi total dari pemangku kebijakan di Bumi Ragem Tunas Lampung. Tanpa evaluasi manajemen, predikat RS rujukan utama hanya jadi “omong doang” (Omdo). (Rma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *