Tanggamus (Medinas_News) — Suasana upacara bendera diwarnai semangat yang tak biasa saat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanggamus, Viktor Libradi, menyampaikan amanat yang menggugah. Bukan sekadar rutinitas seremonial, momen itu berubah menjadi panggung refleksi sekaligus penyemangat bagi para pendidik dan siswa untuk menatap masa depan dengan tekad yang lebih kuat.
Dengan nada tegas namun penuh harapan, Viktor menegaskan bahwa guru bukan hanya pengajar, melainkan arsitek masa depan bangsa. Di tangan merekalah karakter, kedisiplinan, dan nilai moral generasi muda dibentuk. Ia mengajak seluruh tenaga pendidik untuk terus menjaga semangat pengabdian, karena kualitas pendidikan hari ini akan menentukan wajah Tanggamus di masa mendatang.
“Peran guru jauh melampaui ruang kelas. Mereka adalah penentu arah generasi kita,” pesannya, disambut antusias para peserta upacara.
Tak hanya itu, ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada para kepala sekolah dan dewan guru yang selama ini telah bekerja tanpa lelah. Menurutnya, keberhasilan siswa bukanlah hasil kerja satu pihak, melainkan buah dari sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan.
Dalam suasana yang semakin hangat, Viktor turut mengingatkan pentingnya keselamatan siswa di lingkungan sekolah. Ia menekankan agar para guru lebih aktif dalam melakukan pengawasan, terutama di tengah kondisi fasilitas yang masih dalam tahap penyempurnaan. Baginya, rasa aman adalah fondasi utama bagi tumbuhnya semangat belajar.
Di sisi lain, ia juga mengajak para orang tua untuk tidak menjadi penonton dalam proses pendidikan anak. Komunikasi yang erat dengan pihak sekolah dinilai menjadi kunci dalam menyelesaikan setiap tantangan yang dihadapi siswa.
Usai upacara, Viktor tak langsung beranjak. Ia menyempatkan diri menyapa siswa di ruang kelas, menciptakan kedekatan yang hangat sekaligus memberikan motivasi secara langsung. Momen itu kemudian dilanjutkan dengan pembinaan kepada para guru, memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Dari lapangan upacara hingga ruang kelas, pesan yang disampaikan hari itu jelas: pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Dan ketika semangat itu menyatu, Tanggamus tidak hanya mencetak pelajar, tetapi melahirkan generasi tangguh yang siap bersaing dan membawa perubahan.
Jurnalis : (Erwin).