Menyalakan Cahaya di Hati Anak Negeri: Perpustakaan Ramah Anak Jadi Awal Perubahan di Tanggamus

DAERAH HOME LAMPUNG Tanggamus TERBARU

Tanggamus (Medinas_News) — Di bawah rindangnya pepohonan yang menaungi halaman SD Negeri 4 Kuripan, sebuah langkah kecil namun sarat makna besar resmi dimulai. Perpustakaan Ramah Anak di sekolah tersebut diresmikan dalam suasana hangat, penuh harapan, dan menyentuh hati, Selasa (28/04/2026).

Prosesi pemotongan pita menjadi simbol dibukanya ruang baru bagi anak-anak untuk bermimpi lebih tinggi. Senyum para siswa, tatapan bangga para guru, serta kehadiran para tamu undangan menciptakan momen yang bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari perjalanan panjang membangun generasi yang gemar membaca dan berpikir kritis.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanggamus, Pramadya, S.KM., M.Kes, yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs. Viktor Libradi HS.

Dalam sambutannya, Pramadya menyampaikan pesan mendalam dari Kepala Dinas, bahwa pendidikan bukan hanya soal ruang kelas dan buku pelajaran, tetapi juga tentang menciptakan ruang yang mampu menyentuh hati dan menumbuhkan rasa cinta belajar pada anak.

“Bapak Kepala Dinas, Drs. Viktor Libradi HS, menitipkan harapan besar melalui perpustakaan ini. Beliau meyakini bahwa setiap anak memiliki potensi luar biasa yang hanya perlu disentuh dengan lingkungan yang tepat. Perpustakaan ramah anak ini adalah salah satu jalan untuk membuka cakrawala mereka,” ujar Pramadya.

Ia menambahkan, perpustakaan bukan lagi tempat yang kaku dan sunyi, melainkan ruang hidup yang menyenangkan, tempat anak-anak bisa menjelajah dunia lewat halaman demi halaman buku.

“Di sinilah imajinasi tumbuh, di sinilah mimpi mulai dirajut. Kami ingin anak-anak Tanggamus tidak hanya pandai membaca, tetapi juga mampu memahami, berpikir, dan menciptakan masa depan mereka sendiri,” lanjutnya dengan penuh semangat.

Suasana semakin terasa haru ketika para siswa mulai memasuki perpustakaan baru mereka. Dengan mata berbinar, mereka menyentuh buku-buku yang tertata rapi, seolah menemukan dunia baru yang selama ini menunggu untuk dijelajahi.

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanggamus dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam membangun budaya literasi sejak usia dini. Dukungan dari sekolah, guru, serta masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan mimpi besar tersebut.

Di sudut kecil Kuripan, sebuah cahaya telah dinyalakan. Cahaya yang mungkin tampak sederhana, namun diyakini mampu menerangi jalan panjang menuju masa depan yang lebih cerah bagi generasi Tanggamus.
Jurnalis : (Erwin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *