Tanggamus (Medinas_News) — Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Tanggamus terus berinovasi dalam mengembangkan sektor pariwisata daerah. Salah satu langkah terbarunya adalah menggelar kegiatan wisata edukasi yang dipadukan dengan literasi budaya Lampung di kawasan Air Terjun Way Lalaan, Kecamatan Kota Agung Timur.
Kegiatan ini melibatkan anak-anak dari TK Negeri Pembina dalam, suasana belajar yang menyenangkan di alam terbuka. Mereka diajak mengenal potensi wisata lokal sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya Lampung sejak dini. Konsep ini menjadi bagian dari strategi promosi pariwisata yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga membangun kesadaran generasi muda terhadap kekayaan daerahnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tanggamus, Marhasan Samba, menyampaikan bahwa pendekatan wisata edukasi ini merupakan langkah konkret dalam pengembangan dan pemasaran destinasi wisata. “Kami ingin menghadirkan pengalaman wisata yang tidak hanya rekreatif, tetapi juga edukatif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata, Syarif Hidayat Bangsawan, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam memperluas daya tarik wisata daerah.
“Melalui sinergi dengan Start Nine Agent Tour Travel, kami mendorong terciptanya paket wisata edukasi yang terarah dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga kami jadikan sebagai sampel bagi pelajar untuk mengenal wisata alam dan literasi budaya Lampung sejak usia dini, sehingga nilai-nilai kearifan lokal dapat tertanam kuat sejak awal,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dikembangkan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk sekolah dan komunitas, agar wisata edukasi dapat menjadi salah satu unggulan daerah. “Kami ingin Way Lalaan tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga sebagai ruang belajar yang hidup bagi generasi muda,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, Disparekraf Tanggamus turut berkolaborasi dengan agen tour dan travel untuk memperluas jangkauan promosi serta menghadirkan paket wisata yang lebih terintegrasi, khususnya bagi wisatawan keluarga dan pelajar.
Melalui inovasi ini, Pemerintah Kabupaten Tanggamus berharap destinasi wisata tidak hanya menjadi tempat kunjungan, tetapi juga pusat edukasi dan pelestarian budaya. Upaya ini sekaligus memperkuat posisi Tanggamus sebagai daerah tujuan wisata yang memiliki nilai tambah di bidang edukasi dan kearifan lokal.
Jurnalis : (Erwin).